Pembinaan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Madiun Tahun 2022

Madiun, Jejakjurnalis.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, dalam rangka melakukan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), melalui Dinas Lingkungan Hidup, menggelar Pembinaan Calon Sekolah Adiwiyata selama 2 hari, di Pusat Pemerintahan Kabupaten Madiun, Gedung Eka Kapti, Rabu (23/11/2022).

Acara tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Ir. Edy Bintardjo, MTP, yang mana hari pertama pembinaan bersifat Nasional, dengan menghadirkan narasumber dari MIN 2 Madiun.

Dalam sambutannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Edy Bin (panggilan akrab, red) mengatakan, kegiatan Pembinaan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten Madiun tahun 2022 ini, bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dan kemantapan sekolah-sekolah yang akan mengikuti seleksi/penilaian Calon Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten yang dilaksanakan pada tahun 2023 nanti.

Lebih lanjut Edy Bin mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu amanat Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 52 Tahun 2019 tentang gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 53 Tahun 2019 tentang Penghargaan Adiwiyata.

Edy Bin menambahkan, kepada para narasumber dan sekolah/madrasah yang hadir pada acara ini, merupakan Tim Adiwiyata dari Calon Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten yang mempunyai komitmen untuk melakukan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dan mengikuti seleksi/penilaian tingkat Kabupaten.

“Mudah-mudahan sukses meraih predikat sebagai Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten pada tahun 2023 nanti,” ujarnya.

Kadin LH Edy Bin mengharapkan, nantinya kepada para narasumber bisa menjelaskan secara utuh tentang pemahaman Adiwiyata, yang selama ini di sekolah-sekolah banyak yang salah persepsi atau gagal paham.

“Banyak yang berpikir Adiwiyata itu adalah lomba, dan yang diutamakan infrastruktur fisik sekolahnya, serta menjadi beban tambahan bagi dunia pendidikan,” terangnya.

Kedepannya, dengan semakin banyak sekolah yang menerapkan gerakan PBLHS, dan mendapatkan penghargaan Adiwiyata, maka pengelolaan lingkungan di sekolah akan semakin baik.

Dengan ikut sertanya seluruh warga di sekolah berperan aktif Adiwiyata, nantinya bisa ditularkan dan menjadi pelopor bagi warga masyarakat di sekitar sekolah, untuk turut serta dalam pengelolaan dan lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan.

“Nantinya gerakan PBLHS ini tidak hanya di lingkungan sekolah saja, bisa melebar ke skala lokal bahkan global, dan lingkungannya akan terjaga dengan baik, berkelanjutan khususnya di wilayah Kabupaten Madiun,” ungkap Edy Bin.

Kepada para peserta kami mengucapkan, selamat mengikuti acara ini, mudah-mudahan apa yang di sampaikan oleh narasumber bisa menambah pengetahuan, tentang penerapan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah.

Serta bisa meningkatkan keyakinan untuk menyertakan sekolah atau madrasah Bapak/Ibu pada seleksi penilaian Calon Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten.

“Semoga semua yang telah kita lakukan selama ini, akan bermanfaat untuk masa yang akan datang, dan menjadi amal tak terputus dihadapan Allah SWT,” pungkas Kadin LH Edy Bin. (Ben)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp