Madiun, Jejakjurnalis.id – Setio Budi salah seorang petani milenial yang berasal dari dusun Druju, desa Singgahan Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, berhasil budidayakan tanaman melon varietas Sweet D165 dari Thailand.
Dari hasil menanam buah melon, Budi bisa meraup omzet puluhan juta rupiah.
Budi menjelaskan, buah melon varietas Sweet D165 jenis premium di budidayakan sejak setahun yang lalu, karena belum banyak di tanam di wilayah Madiun (6/10).

Lebih lanjut Budi mengatakan, dipilihnya varietas ini karena dari segi rasa lebih manis, dan tekstur buah lebih renyah jika dibandingkan dengan melon lokal. Sekaligus untuk mengejar kualitas agar bisa masuk super market, makanya menanam dengan sistem green house.
“Rencana pingin menambah lagi green house, karena penghasilannya lebih menggiurkan,” ujarnya.

Budi menambahkan, sekarang sudah memiliki 2 green house yang luasnya 720 meter persegi. Setiap dua bulan sekali panen, dan menghasilkan sekitar 1,5 ton, per kilonya dijual dengan harga 13 ribu rupiah.
“Biasanya satu buah melon beratnya rata-rata mencapai 1,8 – 2 Kg. Setiap panen penghasilan bersih sekitar 20 juta rupiah,” imbuhnya.
Hampir setiap bulan mendapat kunjungan dari Dinas Pertanian untuk memberikan saran dan masukan. Selain itu dia juga mendapat bantuan dari Kementerian Pertanian berupa kendaraan roda 3 dan cultivator untuk pengelolaan lahan.
Budi sangat berterimakasih mendapat bantuan viar roda tiga, yang mana sangat membantu untuk angkut kompos dan hasil panen,” pungkasnya. (Ben).






