JJ Mojokerto | Guna pelaksanaan tugas ke depan dan evaluasi kinerja Kepala Biro dan karyawan bersama jajaran Dewan Redaksi melakukan rapat tahunan yang diikuti oleh semua Kepala Biro Media Jejak Jurnalis yang dilaksanakan di Cafe Pak Ndut, di Jalan Baypass, Jumat, 07/01/2022 sore
Materi dari rapat kali ini adalah menentukan dan memantapkan kinerja para Kepala Biro di daerah untuk lebih meningkatkan para wartawannya dalam tugas peliputan di lapangan serta peran sertanya dalam memajukan Media Jejak Jurnalis ke depan serta diharuskan untuk mempererat dengan instansi pemerintah baik TNI-POLRI maupun perusahaan agar sebisa mungkin melakukan kerja sama atau ADV.
Mbah Jo panggilan akrab Pimpinan Redaksi Jejak Jurnalis dalam rapat ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua kepala Biro dapat menyempatkan waktunya bisa menghadiri rapat tahunan ini serta memberikan arahan bahwa hidup matinya perusahaan ini adalah tergantung dari semua wartawan.
Masih kata Mbah Jo bahwa perusahaan kita ini anggaplah punya saudara semua artinya saudara semua harus mempunyai rasa memiliki perusahaan ini dan jika saudara berjalan sendiri tanpa rasa memiliki, maka tunggu waktunya akan ambrol juga perusahaan dan kalau sudah ambrol atau bangkrut maka saudara sendiri yang akan rugi.
Semua perusahaan pasti mengetrapkan seperti itu, baik perusahaan besar maupun kecil dan tidak menutup kemungkinan perusahaan pers.
Kita sudah paham bahwa pasti ada diatara wartawan kita ini yang memanfaatkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dan itu lumrah karena dia ada digarda terdepan dalam mendapatkan bahan untuk pemberitaan, ucap Mbah Jo.
Di tempat yang sama Bang Edi selaku Investigasi Jawa Timur mengusulkan adanya seragam dan juga perlu Camera untuk peliputan di semua Kantor perwakilan di daerah karena kalau pakai HP hasilnya kurang optimal.
Bidang Litbang/ Advokasi Bang Munif menambahkan bahwa setiap wartawan harus hati-hati dalam penulisan berita, karena banyak kejadian dimana mereka menaikan berita asal copas aja sehingga dapat membahayakan dirinya dan Pimpred, berita copas tidak mendidik wartawan untuk profesional dan copaspun resikonya besar manakala yang dicopas berita kasus besar, oleh karena itu diharapkan semua wartawan kita harus dapat berita sendiri dengan narasumber dan bukti-bukti yang akurat dan A1.
Samsul, SH selaku Pimpinan Umum memberikan petuahnya kepada semua yang hadir bahwa apa yang disampaikan teman-teman tadi sangat luar biasa penting, dan tidak kalah pentingnya bahwa kita harus bisa menyelamatkan diri sendiri maupun Anggota keluarga kita, oleh karena itu mulai sekarang kita harus bisa menyisihkan anggaran untuk ikut asuransi, misalnya BPJS Kesehatan maupun Ketenaga kerjaan hal ini sangat penting sekali dan utama.
Masih Samsul, kita ini perusahaan, bahwa perusahaan itu adalah harus dibesarkan dan dilindungi dengan cara menyisihkan sebagian menghasilkan kita pada saat kita mendapatkan ADV atau rejeki lain dapat disisihkan untuk kebutuhan keluarga kita apabila sangat ungen, misalnya bayar sekolah, sakit, melahirkan dan juga cadangan buat persiapan hari raya, pungkas Samsul.
Sebelum acara dibubarkan, Linggarjati selaku notulen membacakan hasil rapat dan ditutup dengan doa oleh Ustad Santoso. (Jo)






