JJ Mojokerto – Berbeda dengan tampilan sebelumnya., kali ini pada aksi ketiga pentas gamelan ANGGORO KASIH benar-benar memukau.
Berlangsung meriah di Pendopo Graha Maja Tama Kabupaten Mojokerto, Senin 1/8/2022 malam tak kurang 100 orang hadir.
Woro-woro meski bersifat getok tular, namun yang hadir istimewa, tak hanya FPK Mojokerto Raya, tapi jajaran Pengurus FPK (Forum Pamong Kebudayaan) Jawa Timur turut hadir bersama rombongan kru Mocopatan dari Pasuruan menambah semarak acara tabuh gamelan malam itu.
Gebyar tabuh pengrawit dari Big Family of Singo Liar Mojopahit pimpinan Ki Gitut Hari Utomo, tampak begitu menghentak perhelatan Anggoro Kasih kali ketiga.
Silih berganti personil yang maju pentas dari paguyuban mocopat Trowulan dan Pasuruan makin terasa sejuk akrab dan harmoni.
Sementara itu, Gus Taji selaku penggagas Anggoro Kasih, saat diwawancarai mengatakan tetap optimis bahwa akar persatuan dan kesatuan bangsa dimulai dari sini (baca : Mojokerto). Bahwa segala keruwetan persoalan bangsa sesungguhnya bisa dibangun dari memupuk rasa solidaritas dan kerukunan antar paguyuban.
Hanya dengan mengobarkan dan menggelorakan semangat ” Budaya Sebagai Panglima ” maka Mojokerto bisa bersatu, tidak saling bermusuhan, imbuh Gus Taji yang kerap dipanggil Syech Taji oleh komunitas budaya Mojokerto. (Jo)






