Limbah Kelapa Sebabkan Sungai Keruh Dan Bau, Kemana Saja DLH ?

JJ Mojokerto – Sungai yang biasa dipakai mandi dan cuci pakaian oleh warga setempat sekarang sudah tidak bisa digunakan, hal ini akibat dari pembuangan limbah dari pengusaha yang tidak bertanggung jawab, sehingga air jadi keruh dan bau yang menyengat .

Pembuangan Limbah yang diduga hasil dari proses Kelapa disenpanjang aliran sungai seperti di Dusun Timbul Rejo, Dusun Sukojati, Dusun Sirno Desa Purwojati serta beberapa Dusun lainnya di Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.

Pungusaha kelihatannya tutup mata tanpa menghiraukan kesehatan warga bahkan tanpa ada sanksi tegas dari Pemerintahan terutama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jum’at, 26/08/2022

Informasi yang di himpun media di lapangan terlihat air yang mengalir berwarna putih, serta terlihat sangat keruh dan di tambah lagi bau busuk yang begitu menyengat yang diduga dari limbah air proses kelapa yang diduga dari beberapa perusahaan tanpa ijin yang jelas yang terletak di sepanjang bantaran Sungai.

Setelah tim mengecek ternyata benar adanya terdapat beberapa perusahaan proses kelapa di sepanjang bantaran sungai tersebut.

Dari beberapa orang yang melewati aliran sungai tersebut, yang tidak mau di sebutkan namanya menuturkan bahwa air putih serta bercampur lumut putih ini memang pembuangan hasil dari limbah proses kelapa sehingga air yang dulunya di pakai untuk mandi dan mencuci kini tidak dapat di gunakan lagi.

” Sebelum ada Usaha kelapa di bantaran sungai ini, air bisa di gunakan untuk mandi dan mencuci, bahkan ada juga sebagian orang yang mencari pasir serta koral, tetapi saat ini sudah tercemari oleh oknum-oknum pengusaha yang membuang limbah dari usahanya ke sungai sehingga masyarakat di sepanjang bantaran sungai takut akan kesehatannya,” cetusnya.

Diharapkan semoga pemerintah dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto bisa mengambil tindakan tegas, apalagi ini menyangkut sumber mata Air dan pencemaran lingkungan yang sangat erat dengan kesehatan warga (Red)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp