Tim Penyidik Kejaksaan Agung Melakukan Penggeledahan Sebelum Menahan Mantan Ketua MBG

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read

JAKARTA, Jejakjurnalis.id – Sebelum ketua dan dia wakilnya di tangkap Tim penyidik Kejaksaan Agung melakukan penggeledahan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), lantai dua ruang pimpinan dimulai sejak pukul 02.00 WIB Rabu dini hari dan berakhir sekitar pukul 17.20 WIB, di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6)

Setelah penggeledahan, tim jaksa Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) keluar dari gedung BGN dengan membawa satu kontainer box berwarna putih dan satu tas berisi berkas sebagai hasil penggeledahan dengan menggunakan tiga kendaraan, yakni Toyota All New Innova Zenix, Toyota Innova, dan Mitsubishi Xpander.

Setelah penggeledahan, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana bersama dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung resmi ditahan dengan tuduhan praktik dugaan korupsi jual beli titik Satuan Pelayanan Pengendali Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa Dadan Hindayana dan dua tersangka lainnya terafiliasi dengan sejumlah SPPG yang terlibat dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Seharusnya program MBG dikelola oleh yayasan yang terafiliasi dengan sekolah penerima, namun yayasan itu tidak memiliki syarat untuk menjadi mitra SPPG dantetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari para tersangka, ujar Syarief pada konferensi pers di Gedung Bundar Kejagung, Rabu (3/6/).

 

Ketiganya menerima imbalan dari yayasan yang berhasil diloloskan hingga miliaran rupiah setiap hari, termasuk Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sekitar Rp1 triliun. Pengadaan 32.000 pasang sepatu yang tidak sesuai kebutuhan dan terdapat mark-up. Pengadaan tablet sebanyak 31.000 sekian yang tidak sesuai kebutuhan dan adanya mark-up. Pengadaan televisi 75 inch sebanyak 5.400 unit, jelas Syarief. Dikutip dari beberapa sumber. (Jo).

 

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *