Mojokerto, Jejakjurnalis.id –Dalam rangka memperingati hari Pahlawan tahun 2022 ini Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto melakukan kirab bendera merah putih sepanjang 2.022 meter dan sekaligus diberangkatkan oleh Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M. Si yang digelar
di Gelanggang Olahraga (GOR) Jetis Sehat, Desa Jetis, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto (12/11) pagi.
Tanpak Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Kabupaten Mojokerto Yudha Akbar Prabowo, Kepala Bangpesbangpol Kabupaten Mojokerto Nugraha Budhi Sulistya, Camat Jetis Madya Andriyanto, ikut mendampingi Bupati Ikfina dan hadir pula Forkopincam Jetis, Kepala Desa se-Kecamatan Jetis, Ketua TP PKK Kecamatan Jetis, Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Jetis, Kepala Puskesmas Jetis.
Juga nampak Kepala Sekolah SMPN 1 Jetis, Kepala Sekolah SMPN 2 Jetis, tokoh masyarakat dan tokoh agama kecamatan Jetis,
Selain melaksanakan kirab bendera kecamatan Jetis juga mengadakan
gerak jalan tradisional yang diikuti sebanyak 200 peserta pada hari Minggu (13/11).

Pada momen itu, Bupati Ikfina mengungkapkan, serangkaian kegiatan yang dilaksanakan di Kecamatan Jetis dalam memperingati Hari Pahlawan tahun 2022 yang bertajuk ‘Pahlawanku Teladanku’, menunjukkan bahwa seluruh masyarakat di Kecamatan Jetis sangat kompak dalam menjadikan para pahlawan sebagai teladan untuk dirinya dan seluruh masyarakat Kecamatan Jetis.
“Ini menunjukkan bahwa kita semuanya khususnya masyarakat Jetis siap untuk menjadikan pahlawan-pahlawan kita sebagai teladan kita semuanya,” jelasnya.
Selain itu, kehadiran Bupati Ikfina yang disambut dengan penampilan tari Bang Bang Wetan serta penampilan drama kolosal pahlawan militan dari para siswa SMPN 2 Jetis. Bupati Ikfina menilai, penampilan drama kolosal pahlawan militan tersebut dapat menjadi pengingat kembali perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
“Mari bersama-sama menjadikan pahlawan-pahlawan kita sebagai teladan kita. Mereka yang sudah memperjuangkan bangsa ini, mereka yang tidak pernah memikirkan dirinya sendiri, mereka yang selalu memikirkan masyarakat, serta mereka yang selalu memikirkan masa depan anak cucu bangsanya,” bebernya.
Orang nomor satu dilingkup Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menjelaskan, tanpa perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, maka saat ini, masyarakat Indonesia tidak akan bisa menikmati indahnya dan luar biasanya negara Indonesia.
“Mari kita warisi semangat juangnya, mari kita letakkan semua kepentingan rakyat, masyarakat, bangsa, dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan,” ungkapnya.
Bupati Ikfina juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menunjukan jati diri bangsa Indonesia dengan semangat persatuan dan kesatuan yang bergelora.
“kita harus berusaha bersama-sama menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bukanlah bangsa yang cukup hanya mengandalkan bambu runcing untuk mempertahankan bangsa dan negaranya, tetapi kita siap menjadi sumber daya manusia bangsa Indonesia yang berkualitas dan siap bersaing dengan masyarakat dunia,” jelasnya.
Bupati Ikfina juga mengharapkan, diselenggarakan kegiatan ini dapat menyemangatkan kembali gelora kepahlawanan dalam diri masyarakat masing-masing dengan bergotong royong dalam membangun negara Republik Indonesia.
“Mari bersama-sama bersatu padu untuk membangun bangsa ini. Membangun kecamatan Jetis dan Kabupaten Mojokerto tidak bisa dilakukan secara terpisah sendiri-sendiri. Tidak ada satupun yang bisa meraih keberhasilan dengan tangannya sendiri, semuanya harus bekerjasama untuk kepentingan bersama,” jelasnya.
Ditempat yang sama Camat Jetis Madya Andriyanto menjelaskan, pelaksanaan kegiatan kirab bendera dapat berjalan dengan baik, karena adanya sinergitas serta kolaborasi dari seluruh stakeholder yang ada di Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto.
“Tentunya ini adalah untuk semata-mata ingin membangkitkan dan menggelorakan jiwa semangat 10 November, khususnya bagi warga masyarakat desa Jetis. Dengan tujuan pulih lebih cepat dari segala aspek kehidupan di kecamatan Jetis,” pungkasnya.
Pelaksanaan kirab bendera sepanjang 2.022 meter ini diikuti oleh kepala desa, TNI, Polri, Banser NU yang akan membawa dan mengawal bendera merah putih sepanjang 300 meter. Sedangkan bendera merah putih sepanjang 1.722 meter tersebut akan dibawa oleh para siswa SMPN 1 Jetis, untuk menuju garis finish yang berada di Kantor Kecamatan Jetis dengan menempuh jarak kurang lebih 6 KM. (Jo/Tim)






