Bupati Mojokerto Buka Lomba Olahraga Tradisional

MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Mojokerto melaksanakan lomba olahraga tradisional Piala Bupati Mojokerto 2025 yang dipusatkan di GOR Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto Jalan RA.Basuni 33 dan dilaksanakan pada tanggal 10-13 November 2025 dengan diikuti ratusan peserta.

Ketua KORMI Kabupaten Mojokerto Dedy Ardianto, S.T., M.AP dalam laporannya dihadapan Bupati mengatakan “lomba olahraga tradisional ini diikuti oleh seluruh pelajar SD, MI negeri dan swasta serta pelajar SMP dan MTS negeri dan swasta se-Kabupaten Mojokerto dengan mempertandingkan empat cabang, yakni Gobaksodor atau Hadang, Egrang Bambu, Trompah Panjang dan Panahan Tradisional.” Ujarnya. Senen (10/11) pagi.

Lanjutnya, lomba ini adalah sebagai upaya untuk menumbuh kembangkan yang bersama-sama mewujudkan sumber daya manusia yang tangguh, trampil, cerdas, produktif dan berkarakter melalui peningkatan kualitas pendidikan, dan perlu diketahui bahwa mental yang kapabel dengan nilai-nilai yang sebenarnya yang sudah dipersiapkan oleh para pendahulu kita, para leluhur kita melalui permainan tradisional, yang kami lestarikan melalui KORMI seperti Gobaksodor atau Hadang, Egrang Bambu, Trompah Panjang dan Panahan Tradisional.

Anak-anak kita ini, dalam keseharian di sekolah perlu lebih mengenal, dan disadari atau tidak, mereka mewarisi nilai-nilai luhur budaya, seperti:

1. Gobaksodor atau hadang perlu membentuk strategis yang dinamis.

2. Egrang perlu ketrampilan dan hanya bisa diasah berulang-ulang.

3. Trompah panjang, mereka belajar semangat juang tanpa menyerah bersama-sama, jika salah satu jatuh, maka semua jatuh, dan mereka segera bangkit bersama untuk melanjutkan perjuangan.

4. Sedangkan Panahan Tradisional bahwa musuh terbesar bukan dari orang lain, namun dari diri sendiri, kecepatan, kecermatan dan belajar fokus saat membidik, belajar upaya terbaik saat menarik busur, dan belajar tawakal saat anak panah melesat ke tujuan. Tambahnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Bupati Mojokerto Gus Barra dalam amanatnya menyampaikan “hari ini adalah pesta kebugaran, kegembiraan, dan kebersamaan, dimana anak-anak kabupaten Mojokerto menunjukan semangatnya untuk berolahraga sambil melestarikan budaya bangsa, perlombaan KORMI ini bukan sekedar olahraga, tapi merupakan melestarikan budaya bangsa yang dulu pernah ada, dan sekarang terlupakan, oleh karena itu perlombaan-perlombaan yang akan dipertandingkan nanti untuk melestarikan budaya-budaya yang dulu pernah ada, dan sekarang perlu kita jaga dan rawat bersama. Ujar Gus Bupati.

Masih Gus Bupati, Permainan-permainan tradisional banyak hal, seperti kesabaran, kebersamaan, dan kerjasama. Kemenangan yang kita raih, bukan kemenangan kepada orang lain, namun kemenangan terhadap diri kita sendiri. Tambahnya.

Hadir dalam acara itu adalah Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Ali Barra. LC.M.Hum, Wakil Bupati dr. Muhammad Rizal Oktavian, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, Plt. Dinas Pendidikan, Penasehat dan ketua KORMI Kabupaten Mojokerto, kepala OPD, ketua MKKS, K3S, MGMP, KKG dan PJOK Kabupaten Mojokerto, serta para guru pendamping. (Jo)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp