Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Rakor secara Daring Bersama Menko PMK dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem dilaksanakan Ruang Satya Bina Karya (SBK) Pemkab. Mojokerto pada hari Rabu, 01/03/ 2023 siang.
Dalam acara ini masing-masing narasumber menyampaikan inti dari daring tersebut adalah :
– Pemaparan Menteri PMK yang menjelaskan tentang Kondisi stunting dan kemiskinan ekstrem di Kab/Kota Prov. Jatim.
– Bupati Banyuwangi, Bupati Bondowoso, Bupati Jember, Bupati Situbondo, Bupati Ngawi, Bupati Lamongan, Sekda Kota Batu dan Wabup Tulungagung yang intinya menjelaskan tentang kondisi stunting dan kemiskinan ekstrem di masing-masing wilayah.
– Sestama BKKBN yang menjelaskan tentang serapan anggaran di daerah belum optimal untuk mengatasi penurunan stunting. Optimalisasi tim pendamping keluarga menjadi isu penting, karena di lapangan belum optimal. Di sosial media banyak salah faham, jadi kami melaksanakan konferensi Pers untuk meluruskan.
– Pejabat Kemenkes RI yang menjelaskan tentango Pembiayaan kesehatan tahun 2023 dan Usulan tambahan USG tahun 2023.
-Penyampaian perwakilan Dirjen perumahan menjelaskan tentang adanya meningkatkan kualitas rumah layak huni, penyediaan fasilitas air bersih dan sanitasi.
– Direktorat Pembangunan Desa Kemendes menjelaskan Anggaran DD stunting 2022 dan KPM BLT DD 2022.
– Sedangkan Wagub Jatim akan menindaklanjuti terkait upaya penurunan stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem di wilayah Prov. Jatim.
Sedangkan yang hadir dalam acara daring tersebut sebanyak 24 orang. Diantaranya yang tampak adalah
dr. Hj. Ikfina Fahmawati, M.Si (Bupati Mojokerto).
Dandim 0815/Mojokerto diwakili Kapten Inf Nuril Mustofa (Pasi Ter Dim 0815/Mojokerto), Kapolres Mojokerto diwakili AKP M. Mukri (Kasubag Binoos Polres Mojokerto). Kapolresmota diwakili Iptu Juwanto (Paur Susbagdalios Polresmota). Drs. H. Teguh Gunarko. M. Si (Sekda Kab. Mojokerto), Kepala OPD terkait dan Camat se-Kabupaten Mojokerto. (Jo)






