Madiun, Jejakjurnalis.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, bekerjasama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta Universitas Muhammadiyah Madiun (Ummad), menggelar vaksinasi lintas agama, di Pendopo Ronggo Djoemeno Kabupaten Madiun, Rabu (16/3/2022).
Pada kesempatan tersebut Ketua FKUB Kabupaten Madiun, KH. Mukarromain Ihsan mengatakan, kesehatan itu paling mahal, untuk itu kita harus berupaya untuk selalu sehat. Sehingga dapat beraktivitas untuk ibadah dan berbuat kebaikan.
“Terkait dengan kegiatan vaksinasi lintas agama yang diselenggarakan ini, adalah sebagai bentuk partisipasi FKUB Kabupaten Madiun bersama elemen masyarakat agar Pandemi segera cepat berakhir,” ujar KH. Mukarromain Ihsan.

Sementara itu Ketua PP Muhammadiyah, Koordinator Bidang Kesehatan dan Kesejahteraan Masyarakat, Agus Taufiqurrahman mengatakan, kematian karena covid-19 akhir-akhir ini dihubungkan dengan pasien yang belum vaksinasi lengkap.
“Saya berharap kegiatan vaksinasi lintas agama ini menjadi langkah kemanusiaan untuk mengatasi Pandemi,” jelas Agus.
Rektor Universitas Muhammadiyah Madiun, Mujahidin menambahkan, bahwa kegiatan ini dikerjakan bersama-sama sebagai penta helix, stakeholder antara pemerintah, organisasi sosial keagamaan dan perguruan tinggi.
“Saya yakin, apa yang sudah dilakukan semuanya akan mempercepat proses Kabupaten Madiun untuk membentuk Herd Immunity (Kekebalan Kelompok) segera tercapai,” terang Mujahidin.

Disisi lain Wakil Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto menjelaskan, kegiatan vaksinasi ini sebagai tindak lanjut vaksin sebelumnya, karena hingga saat ini vaksinasi di Kabupaten Madiun untuk dosis 1 sudah sampai angka 80,9 persen, sedangkan dosis 2 mencapai angka 70,4%.
“Vaksin yang disalurkan hari ini sejumlah 500 dosis dari total 13.000 dosis. Sisanya akan didistribusikan melalui Puskesmas, dan program dari Dinkes juga akan direalisasikan ke masyarakat se-Kabupaten Madiun,” pungkas Wabup Madiun, Hari Wuryanto. (Ben).






