Kepala Instalasi Gizi RSUD Jombang Evi Cahyaningtyas Dwi Hariani, S.Gz menjelaskan, munculnya inovasi ini bermula saat pandemi Covid-19 atau sekitar tahun 2021 awal. Ketika itu ada pembatasan dengan pasien. Hingga akhirnya ahli gizi RSUD Jombang membuat WAG (WhatsApp Grup) untuk memberikan pendampingan kepada pasien Covid-19.
Nah, lewat WAG tersebut pasien bisa menyampaikan keluhan-keluhan yang dialami. Setelah itu terus berproses hingga tercetuslah aplikasi konseling gizi online yang dinamakan Sikozion.
Aplikasi ini diluncurkan pada peringatan Hari Gizi Nasional pada 2022. Walhasil, Sikozion mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak yang memanfaatkan aplikasi ini untuk konsultasi secara gratis. Bahkan, bukan hanya dari Jombang, pasien yang melakukan konsultasi online ada berasal dari Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi).
asalnya, dalam aplikasi tersebut terdapat menu yang cukup lengkap. Di antaranya konsultasi gizi, kalkulator gizi, serta artikel menarik seputar Kesehatan.
“Saat ini yang paling banyak dikonsultasikan proses penurunan berat badan alias diet,” ujar Evi Cahyaningtyas sembari menunjukkan laman aplikasi yang dimaksud.
Evi menegaskan bahwa konsultasi gizi tersebut gratis. Pasien tinggal membuka laman https://sikozion.rsudjombang.com/. Nah, dari situ terdapat banyak menu yang bisa dipilih. Selain konsultasi gizi, juga terdapat kalkulator gizi.
“Pasien online bisa lanjut ke fitur lain, semisal ingin konsultasi gizi yang kemudian bisa diatur jadwalnya baik chat WA ataupun melalui panggilan video (video call),” lanjut wanita berjilbab ini.
Gayung pun bersambut. Pelayanan instalasi gizi juga didukung tenaga kesehatan yang mumpuni. Jumlahnya sebanyak 16 ahli gizi. Nah, mereka ini siap melayani pasien yang melakukan konsultasi.
Hal senada diungkapkan Kepala Bidang Penunjang Medis dan Non-medis RSUD Jombang Siti Munawaroh. Dirinya tak henti memberikan support kepada jajarannya untuk terus melakukan inovasi. Menurut Siti, pada Bidang Penunjang terdapat lima instalasi.
Di antaranya instalasi gizi, sanitasi lingkungan, instalasi pemeliharaan sarana, ada CSR, serta instalasi farmasi. Selain Sikozion, masing-masing instalasi tersebut terus melakukan inovasi.
“Semisal di instalasi sanitasi lingkungan melakukan inovasi dengan mengubah limbah organik menjadi pupuk cair. Jadi limbah dari instalasi gizi diolah oleh instalasi sanitasi lingkungan. Tentu saja, kami berharap inovasi-inovasi tersebut melahirkan berbagai layanan kesehatan yang efektif dan efisien kepada pasien,” ujar Bu Siti, panggilan akrab Siti Munawaroh.