Sidoarjo.Jejakjurnalis.id – Pemkab Sidoarjo akan mulai pengerjaan betonisasi jalan Desa Tarik sampai Desa Mliriprowo tanggal 26 Juni atau Senin besok.
Pembangunan jalan beton tersebut melewati 4 (empat) desa di Kecamatan Tarik. Yakni Desa Tarik, Desa Singogalih, Desa Kedungbocok dan Desa Mliriprowo. Panjangnya mencapai 5,7 kilometer dengan lebar 5 meter.
Selama pengerjaan akan dilakukan penutupan total bagi kendaraan roda empat atau lebih, diharap mencari jalur alternatif. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor S.IP meminta masyarakat diempat desa tersebut tidak kaget dan menyadari adanya pembangunan betonisasi jalan tersebut.
Kemarin malam, Jumat, (22/6),
Pemkab. Sidoarjo mensosialisasikan pembangunan infrastruktur pembangunan jalan beton, di empat desa tersebut dengan mengundang ratusan warga di empat desa itu ke Balai Desa Singogalih. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor hadir langsung memberitahukan kalau proyek betonisasi jalan desa Tarik sampai Mliriprowo dikerjakan mulai Senin besok.
Ia berharap warga dapat memahami dampak proyek tersebut, aktivitas warga akan sedikit terhambat dan terganggu, mungkin banyak debu yang mengganggu. Namun semua itu demi kebermanfaatan bagi orang banyak.
Bupati Gus Muhdlor mengatakan, “Mohon dukungannya proyek betonisasi jalan Tarik sampai Mliriprowo yang dikerjakan Senin besok, tanpa dukungan penjengan semua, proyek ini tidak akan berjalan lancar, pengerjaan betonisasi akan berlangsung selama enam bulan kedepan. Jika lancar akan selesai 31 Desember 2023. Untuk itu masyarakat diminta bersabar. Masyarakat harus mendukung agar proyek tersebut selesai tapat waktu. Membangun Sidoarjo tanpa ada dukungan masyarakat akan percuma, tanpa partisipasi masyarakat hasilnya juga percuma. ”
Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Eko Dwi Saptono yang juga hadir dalam sosialisasi tersebut menegaskan kendaraan roda empat dipastikan tidak dapat lewat selama pengerjaan berlangsung. Namun motor warga masih diperbolehkan. Pasalnya masih ada 1 meter disisi kanan kiri jalan yang dapat dilalui kendaraan roda dua. Nantinya juga terdapat pengerjaan saluran air dimasing-masing sisi jalan.
“Aktivitas kendaraan warga nantinya akan diatur secara fleksibel, namun kami mohon pengertiannya, jangan sampai beton kami belum kering sudah dilalui, nantinya penyelesaian pengerjaan betonisasi jalan ini akan semakin lama,”ucap Eko. (rif).