Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Pemkab. Mojokerto bersama dengan Pasukan Marinir (Pasmar) 2 Surabaya menggelar lomba dayung perahu Majapahit.
Lomba dayung perahu itu diselenggarakan untuk menjaring atlet muda potensial untuk ajang nasional maupun internasional.
Setidaknya ada 60 tim peserta beradu yang kecepatan menyusur sungai Long Storage Kalimati, yang terletak di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Sabtu (6/5/2023)
Selain menjaring atlet muda potensial, lomba dayung ini juga dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Mojokerto Ke-730 dan HUT Pasmar 2 Ke-22.
Lomba dayung perahu itu dibuka secara resmi oleh Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati. M.Si
Pembukaan lomba ini ditandai dengan pemukulan gong dan pelepasan balon, yang disaksikan Forkopimda Kabupaten Mojokerto dan Komandan Pasukan Marinir 2 yang diwakili Komandan Resimen Kavaleri (Danmenkav) 2 Marinir Muhammad Rizal.
Hadir dalam acara ini yakni para Asisten, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa Kwatu dan Kepala Desa Leminggir.
Sebagai bentuk kepedulian Pemkab. Mojokerto terhadap para atlet, Ikfina, menyerahkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh atlet dan official lomba dayung perahu.
Dalam arahannya, Bupati Ikfina mengatakan lomba dayung ini diikuti dari golongan TNI – Polri, Pelajar dan Umum. Jumlah pesertanya pun jauh lebih banyak dibanding lomba dayung pada tahun sebelumnya.
“Ini menunjukkan bahwa keberadaan Long Storage Kalimati ini dimanfaatkan betul oleh kita semuanya. Dan tentu ini tidak lepas dari peran serta Pasmar 2. Sehingga adanya kegiatan seperti ini, selain untuk berolahraga juga berdampak pada ekonomi sekitar,” terangnya.
Lanjut Ianjut Ikfina meminta penyelenggaraan kegiatan ini dapat terus ditingkatkan setiap tahunnya, dengan tetap mengkolaborasikan potensi yang ada, baik olahraga, budaya maupun pendidikan.
“Nanti setelah event kali ini kita lakukan evaluasi. Tentu kita akan lakukan pembenahan -pembenahan, apa yang perlu dibenahi, apa yang perlu dicukupi. Supaya kemudian Long Storage Kalimati ini kedepannya akan menjadi pusat pelatihan bagi atlet dayung. Dan menjadi pusat event dayung secara nasional maupun internasional,” jelasnya
Pembukaan event lomba dayung perahu kali ini dikemas dengan tema kebudayaan, dengan menggunakan baju adat khas Majapahitan yang dikolaborasikan dengan olahraga. Dengan hal itu menegaskan Kabupaten Mojokerto sangat menjunjung tinggi kebesaran kerajaan Majapahit, selaras dengan city brandingnya, yakni ‘Full Of Majapahit Greatness’. (Jo).






