Dinas Pertanian Jombang Berikan Dukungan Penuh Terhadap Peningkatan Produksi Tanaman Perkebunan

Dinas Pertanian Kabupaten Jombang memberikan perhatihan sepenuhnya terhadap peningkatan produksi pertanian khususnya komoditas perkebunan yang semakin tahun menunjukkan kenaikan positif dari segi produksi dan produktivitas tentu dengan didukung oleh kegiatan pemenuhan sarana budidaya sampai dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia petani di kabupaten jombang dari hulu sampai dengan hilirnya.

“Kabupaten Jombang selain memiliki potensi produksi tanaman pangan, komoditas perkebunan merupakan komoditas potensial yang layak dikembangkan di Kabupaten Jombang. Seperti halnya komoditas tembakau,
Kabupaten Jombang merupakan penghasil tembakau, maka dari itu kegiatan peningkatan produksi tembakau didukung sepenuhnya oleh sumberdana dari APBD dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau. Adapun kegiatan yang didanai DBHCHT itu, dipilih dan diprioritaskan untuk tujuan meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya petani.” Ujar Rony.

“Selain itu juga kegiatan pembinaan lingkungan sosial secara umum. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan nomor 215 Tahun 2021 ada lima koridor kegiatan-kegiatan yang bisa didanai dengan DBHCHT.
Yakni, kegiatan dalam rangka peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan industri, pembinaan lingkungan sosial, sosialisasi ketentuan di bidang cukai, dan/atau pemberantasan barang kena cukai ilegal,” Imbuhnya.

Sesuai perintah Permenkeu itu pula, masing-masing kepala daerah berkewajiban untuk menggerakkan dan mendorong kegiatan dari sumber dana tersebut.
Sampai dengan tahun 2021, Dinas Pertanian Kabupaten Jombang telah melepas dua varietas lokal tembakau andalan Kabupaten Jombang diantaranya : Varietas Jinten Pakpie dan Manilo, Varietas Jinten Pakpie 2.
Bicara sebaran varietas, di kabupaten jombang juga terdapat varietas rejeb tulungagung, beberapa petani mengembangkan varietas ini dikarenakan adanya permintaan pasar. Dengan dilepasnya dua varietas diatas,

“harapan kami agar petani tembakau dikabupaten jombang mau mengembangkan budidaya tanaman tembakau dengan menggunakan varietas tembakau lokal,” harap Kadis Pertanian Jombang.

Sebaran areal tanaman tembakau di Kabupaten Jombang terfokus pada daerah Utara Sungai Brantas meliputi Kecamatan Ploso, Kudu, Plandaan, Ngusikan dan Kabuh dengan pola tanam padi – tembakau. sedikit bahkan jarang yang menanam palawija dikarenakan mindset petani di utara brantas lebih mengutamakan tanam tembakau, maka dari itu ada semboyan #saklawasenandurmbako.
Kewajiban Pemerintah Kabupaten Jombang Dalam Pengembangan Varietas Unggul Lokal Setelah Dilepas Oleh Menteri Pertanian adalah menlakukan pengembangan selama 5 Tahun dan Kabupaten Jombang sudah memiliki 2 penangkar benih Tembakau yg sudah memilih surat rekomendasi produsen Benih, sehingga Kabupaten Jombang bisa memperbanyak benih tembakau sendiri dengan hasil benih tembakau yang bersertifikasi dan berlabel untuk menunjang peningkatan produksi dan produktivitas.

Dukungan pemerintah kabupaten jombang dalam meningkatkan kesejahteraan petani tembakau jombang melalui pengganggaran APBD tahun 2023 telah mengalokasikan sarana dan prasarana penunjang budidaya tanaman tembakau seperti :
– Motor angkut roda 3 sebanyak 10 unit
– Pompa air dan selang sebanyak 20 unit
– Pompa air diesel 4 inch sebanyak 14 unit
– Traktor roda 2 singkal sebanyak 10 unit
– Pupuk NPK Tembakau 25.000 kg
– Pupuk KNO3 tembakau 25.000 kg
– Mesin Alat Rajang sebanyak 13 Unit
– Terpal sebanyak 63 buah
– Timbangan duduk sebanyak 23 buah
– Widik sebanyak 3000 buah
– Pembangunan Jalan Usaha Tani sepanjang 1690m2
– Pembangunan Jaringan Irigasi sepanjang 449m2

Selain itu melalui dana DBHCHT tahun 2023, Dinas Pertanian Kab Jombang Fokus dalam peningkatan kapasitas sdm petani tembakau dalam bentuk : Pelatihan Budidaya Tembakau sampai dengan Pasca panen tembakau, Demplot Pembenihan Tembakau 1 ha, Demplot Varietas Unggul Tembakau 1,5 ha, Demplot Identifikasi Pemupukan Berimbang Tembakau dengan Mengunakan Vermikompos yang merupakan kerjasama Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Pengembangan kemitraan tembakau , Festival Perkebunan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp