Jombang, Jejakjurnalis.id -RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Jombang sukses melakukan operasi pengangkatan tumor gondok atau struma seberat 1 Kilogram lebih yang ada di leher Muslikin (60), warga Desa Gondek Kecamatan Mojowarno.
Tukang Becak yang sehari-hari juga nyambi relawan lalu lintas ini menderita penyakit tersebut sekitar 20 tahun.
Wajah Muslikin nampak sumringah saat dikunjungi oleh Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo beserta Dr dr Ma’murotus Sa’diyah Direktur RSUD Jombang dan dr. I Kadek Wira Darmika, Sp.B, Dokter spesialis bedah RSUD Jombang.
Tumor gondok yang ada dilehernya sudah tidak ada lagi. Dia mengaku bersyukur dan merasa lega dengan keberhasilan operasi yang dilakukan tim medis RSUD Jombang.
Bupati mengatakan, Muslikin adalah warga Gondek, Mojowarno yang sudah puluhan tahun membantu mengatur lalu lintas di pintu gerbang utama Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang.
Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi penyakit yang diidapnya tampak semakin hari semakin membesar. ”Akhirnya beberapa hari lalu kita minta tim untuk menawarkan berobat ke RSUD Jombang,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.
Awalnya, Muslikin sempat ragu dengan biaya untuk kebutuhan operasi. Namun dengan pendekatan yang baik, Bupati meminta kepada Kepala Desa setempat untuk menjelaskan biaya jika akan ditanggung pemerintah. Bupati juga memastikan jika perawatan lanjutan Muslikin akan tercover dengan baik.
“Kita sempat berkoordinasi dengan tim dokter RSUD Jombang untuk memeriksa kondisi pasien. Kalau bisa kita minta ditangani sendiri, kalau tidak bisa kita minta buatkan rujukan ke RSUD dr Soetomo. Mengingat kondisinya cukup besar dan parah. Akhirnya, Alhamdulillah, hasil diagnosa diputuskan untuk ditangani di RSUD Jombang,” tutur Bupati Mundjidah Wahab.
“Muslikin mengaku tak lagi merasakan beban berat dilehernya seperti yang dirasakannya 20 tahun ini. Dirinya bersama keluarganya mengaku bersyukur atas hadirat Allah SWT dan terimakasih kepada Bupati Jombang, tim medis RSUD Kabupaten Jombang.” Alhamdulillah operasi berjalan lancar dan hari ini sudah bisa berbicara dengan baik, ” Pungkasnya
dr. I Kadek Wira Darmika, Sp.B, Dokter spesialis bedah RSUD Jombang yang ikut mendampingi Bupati Jombang bersama Direktur RSUD Kabupaten Jombang mengatakan penyakit gondok adalah pembesaran kelenjar tiroid yang tidak normal. Tiroid merupakan kelenjar berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak tepat di bawah jakun. Penyebabnya bisa karena kekurangan yodium, kelebihan maupun kekurangan hormon tiroid. Gondok yang ada di leher Muslikin semakin hari semakin membesar. Baik pada kelenjar tiroid sebelah kanan dan kiri.
Namun di laher muslimin ukurannya lebih dominan yang kiri, yakni 15×12 centimeter. Sedangkan di sebelah kanan ukurannya di atas 10 centimeter. Akibatnya, leher pria yang kini tinggal di Dusun Ngrawan Desa Pesantren Kecamatan Tembelang hampir tidak terlihat. Tertutup oleh balutan struma. Sebelum operasi, tim dokter melakukan diagnosis.
Gondok secara umum dibedakan menjadi dua. Gondok jinak atau struma jinak dan ganas atau kanker tiroid. Setelah dilakukan diagnosa, pasien ini adalah tipe yang jinak atau struma biasa. Yakni terjadi pada kelenjar tiroid kanan dan kiri. Setelah kita angkat melalui operasi beratnya 1 kg lebih,” papar dr. Wira.
Sebelum melakukan operasi terhadap pasien, tim dokter melakukan perencanaan matang. Diantaranya melakukan koordinasi dengan ahli bius atau dokter anestesi, mesin ventilator, kemudian persiapan pascaoperasi yang didukung ICU. Sarana prasarana yang ada di RSUD Jombang cukup lengkap.
Persiapan operasi melibatkan dokter penyakit dalam, dokter spesialis patalogi anatomi, tim dari spesialis PK (Patologi Klinik), serta tim dokter jantung. “Semua standby. Semua melakukan pemantauan. Operasi berlangsung 2,5 jam”, pungkas Dokter Wira. (Dit)






