MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id — Bupati Mojokerto Muhammad Al Barraa, berupaya terus untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan terpercaya.
Hal ini ditunjukkan saat Bupati memimpin acara Penyerahan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) dan Launching SP2D (Surat Perintah Perjalanan Dinas) Online, di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab. Mojokerto, Rabu (6/8) pagi.
Dalam arahannya, Bupati Mojokerto, mengungkap bahwa keuangan yang dikelola oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab, dengan KKPD ini, pencatatan belanja pemerintah daerah bisa dipantau dengan mudah.
Manfaat dari KKPD ini, memberikan manfaat, diantaranya adalah pencatatan transaksi lebih mudah dan mengurangi potensi fraud (penipuan) dari transaksi secara tunai,” jelasnya.
Lanjut Gus Bupati, kedepannya, penggunaan KKPD ini akan berkesinambungan dengan SP2D Online. Oleh karena itu, dirinya mengimbau para pejabat Pemkab Mojokerto agar tetap menjaga Sistem Pengendalian Internal (SPI) di ranah dinas masing-masing.
‘Kepada semua ASN yang mengikuti acara ini, supaya selalu menjaga komitmen kerja yang jujur, bersih, dan netral.”
“Secanggih apapun sistem yang kita miliki, kalau tidak disertai dengan niat yang bersih, komitmen yang kuat, dan integritas yang tinggi, maka semua akan menjadi sia-sia, karena yang paling menentukan dalam perubahan adalah manusianya, teknologi hanyalah alat.” Tegasnya.
Selanjutnya, setelah penyerahan KKPD dan launching SP2D Online, Gus Bupati juga meresmikan sistem PURNADI (Pelayanan Surat Penghentian Pembayaran Digital).
Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mojokerto, Iwan Abdillah, mengatakan “PURNADI adalah aplikasi yang ditujukan untuk para pensiunan ASN Pemkab Mojokerto yang pada prakteknya, kedepan diharapkan bisa menjadi solusi pengganti SKPP (Surat Keterangan Penghentian Pembayaran), yang dinilai kurang efektif.’
“PURNADI ini adalah ikhtiar Pemkab Mojokerto untuk memuliakan para pensiunan kita, karena selama ini SKPP kesannya lama dan ribet, dengan adanya aplikasi ini semua dilakukan dengan real time, saya kira ini akan membantu sekali. Jelas Iwan Abdillah. (Jo)






