Atasi Pengangguran Pemkab Madiun Gelar Job Fair Bersahaja 2026

Redaksi
By Redaksi
3 Min Read

MADIUN, Jejakjurnalis.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) menggelar Job Fair Bersahaja 2026, untuk mengatasi dan menekan angka pengangguran, dilaksanakan di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban, Jawa Timur, Selasa (19/5/2026).

Acara tersebut di buka dan diresmikan oleh Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto, disaksikan Wakil Bupati, DR. Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, Ketua TP. PKK dan Wakilnya, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Madiun, Kepala Disnakerin beserta jajarannya.

Dalam keterangannya, Kepala Disnakerin Kabupaten Madiun, Arik Krisdiananto, menyampaikan nantinya para pencari kerja lokal dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, untuk mendapatkan pekerjaan sesuai dengan talenta dan keahlian masing-masing.

“Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 19-20 Mei 2026 dengan mengambil tema ” Ben Bahagia Kudu Kerjo”, serta melibatkan 60 perusahaan dengan ribuan lowongan pekerjaan di berbagai sektor industri,” terangnya.

Lebih lanjut katanya, bursa kerja kali ini terbuka lebar untuk warga Kabupaten Madiun terdapat Loker (Lowongan kerja) sebanyak 15.038 orang, sesuai update terakhir pagi ini terdapat 4.700 pelamar yakni 2.300 dari Kabupaten Madiun, dan 2.000 dari luar Madiun.

Arik menambahkan, event bursa kerja tahun 2026 ini terdapat 60 perusahaan baik dari dalam maupun luar Madiun yang hadir secara langsung sebanyak 32 membuka stand di Pendopo Ronggo Djoemeno, dan 28 perusahaan lainnya membuka secara online.

“Job Fair ini dilaksanakan selama 2 hari, dibuka mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Kedepannya , menjadi satu langkah strategis untuk mengatasi dan menekan angka pengangguran di Kabupaten Madiun,” pungkas Arik.

Sementara itu Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam sambutannya menjelaskan, event Job Fair 2026 ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pemkab Madiun dalam rangka memberikan kesempatan kerja khususnya bagi masyarakat Kabupaten Madiun.

Lebih lanjut kata Bupati, perusahaan-peruhaan yang ada di bursa kerja ini tidak hanya dari Madiun saja, tapi juga ada yang dari Kalimantan, Pasuruan dan Ngawi. Bursa kerja kali ini rata-rata diangka 200-300, bahkan ada yang sampai 2.000 yang dibutuhkan.

“Antusias pencari kerja luar biasa, dari beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Madiun. Kami berharap kepada anak-anak yang baru lulus SMA maupun SMK, kesempatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.

Berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional tahun 2025 dari Badan Pusat Statistik, Tingkat Pengangguran Terbuka di Kabupaten Madiun tercatat turun 3,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 4,32 persen.

Jumlah penggangguran juga turun dari 19.285 orang menjadi 14.710 orang atau berkurang sekitar 4.575 orang dalam setahun terakhir. (Ben).

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *