Arzeti Bilbina, S.E. M.A.P. dan BPJS Kesehatan Sosialisasi Pentingnya JKN-KIS untuk Masyarakat.

JJ Sidoarjo – Sosialisasi yang dilaksanakan BPJS Kesehatan cabang Sidoarjo di Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo

di Gedung Graha PT. Karya Bintang Mandiri (KBM) pada hari senin 28 Maret 2022. Acara dimulai Pada jam: 07.30-11.00 bersama Arzeti dan BPJS Yessy Ketua Cabang Sidoarjo, Iswahyudi kepala bidang BPJS Cabang Sidoarjo Juga hadir Kyai Miftahul Huda Suryah MWC, NU dan Kyai Haji Abdur Rahman Tanfidziyah MWC, NU Balongbendo Pembina Ansor
dan anggota fatayat.

Arzeti ingin mengajak masyarakat untuk mendaftarkan diri ke dalam program JKN-KIS, yang menawarkan layanan kesehatan secara menyeluruh, mulai dari promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Arzeti dan Yessy Sosialisasi program JKN-KIS BPJS Kesehatan, berupaya agar masyarakat bisa mendapatkan akses kesehatan yang lebih baik, BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI melakukan sosialiasi program JKN-KIS BPJS Kesehatan.

“Komisi IX DPR RI akan terus melakukan sosialisasi Program JKN-KIS kepada masyarakat, dan diharapkan seluruh masyarakat akan menjadi peserta JKN-KIS,” Arzeti.

Arzeti menegaskan, dengan menjadi peserta JKN-KIS, masyarakat akan mendapat banyak manfaat kesehatan ketika harus membutuhkan pelayanan di fasilitas kesehatan seperti Puskesmas dan Rumah Sakit.

“Sistem gotong royong ini akan terbentuk jika semua pihak sudah terdaftar dan rutin membayar iuran Progam JKN-KIS. Untuk itu, kami mengimbau masyarakat yang belum mempunyai JKN-KIS untuk segera daftar sekarang,” tambah Arzeti.

Arzeti menambahkan, saat ini fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan semakin mumpuni dalam memberikan layanan, dan terus mengembangkan digitalisasi layanan yang semakin memudahkan peserta.

Yessy, kepala BPJS Kesehatan Cabang Sidoarjo yang juga hadir pada acara tersebut mengamini dan menegaskan BPJS Kesehatan akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang sudah terdaftar, maupun yang belum terdaftar, salah satunya melalui program Mobile Customer Service (MCS).

“Sosialisasi Program JKN-KIS melalui MCS, menargetkan peserta yang berada di daerah-daeah pelosok yang mungkin sangat jauh aksesnya untuk datang ke kantor BPJS Kesehatan,” ujarnya.

Nantinya lewat program MCS, masyarakat akan diberikan pemahaman mengenai kepesertaan JKN-KIS. Misalnya, mengapa harus mendaftarkan diri menjadi peserta, siapa saja peserta JKN-KIS, hingga bagaimana cara mendaftar dan berapa besaran iuran yang akan dibayarkan.

Untuk memudahkan peserta dalam mendapatkan pelayanan, Yessy panggilan akrabnya menambahkan, didalam program MCS akan tersedia petunjuk serta tata cara pemakaian berbagai aplikasi BPJS.

Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga menyediakan kanal-kanal informasi digital yang dapat diakses oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun masyarakat berada.

Harapannya, dengan berbagai bentuk sosialisasi tersebut, akses masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai JKN-KIS BPJS Kesehatan akan semakin luas.

Iswahyudi Kepala bidang BPJS Sidoarjo mengatakan “ Saya berpesan pada masyarakat maupun peserta dapat memahami program JKN-KIS secara keseluruhan. Lewat kanal informasi yang disediakan ini, diharapkan dapat membantu agar informasi terbaru bisa segera diketahui peserta, sehingga tidak terkendala apalagi saat ingin mengakses layanan kesehatan,” pungkas Iswahyudi. (St)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp