Anggota DPRD Jawa Timur Dra.Rachmawati Peni Sutantri M. Si, gelar Workshop Di Hotel Aston

Redaksi
By Redaksi
5 Min Read

Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi Jawa Timur dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dra.Rachmawati Peni Sutantri M. Si, gelar Workshop Peningkatan Literasi Hoax Masyarakat pada Media Massa dan Media Digital Menjelang Pemilu 2024.

Dengan Tema Peran Fraksi PDI Perjuangan Dalam Memenangkan Pemilu Legislatif, eksekutif,yudikstif ataupun di struktural partai,serta yang lebih penting lagi Incumbent harus jadi lagi.

Workshop ini merupakan pendidikan politik bagi seluruh kadernya. Terutama jelang menghadapi pemilu tahun 2024.
Workshop hari ini dilaksanakan di satu tempat, jamnya berbeda, pertama di pagi hari hari,yang kedua siang juga di Hotel Aston Kabupaten Mojokerto, kemudian dilanjutkan di Hotel Aston Kabupaten Mojokerto, Minggu (5/11/2023).

Kegiatan workshop kali ini mengundang narasumber Immanuel Yosua dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Timur.

Yosua sapaan Immanuel Yosua mengatakan hati-hati dengan berita hoax yang sedang beredar luas di media massa terutama masalah pemilu. Karena ada UU yang mengatur masalah penyebaran berita hoax.

“Yaitu pasal 45A ayat (1) UU ITE disebutkan, setiap orang yang sengaja menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik bisa dikenakan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda maksimal Rp 1 miliar,” jelasnya.

“Maka itu jangan menyebar berita-berita yang tidak jelas atau tidak dimengerti atau menjelek jelekkan orang lain di media sosial. Jangan menjadi korban hoax,” pesannya.

Yosua menjelaskan, ciri- ciri berita hoax diantaranya sumber informasi yang medianya tidak jelas identitasnya, kemudian pesannya beritanya tidak mengandung unsur 5W + 1H (What,When,Who, Why,Where dan How).

“Serta pihak yang menyebarkan informasi meminta beritanya diviralkan atau disebarluaskan,” ujarnya.

“Selanjutnya dilanjutkan dengan ibu Sriatin, Seorang perempuan harus ikut aktif berpartisipasi dalam politik mensukseskan pemilu.
Perempuan harus ikut mensukseskan jalannya pemilu yang artinya mengajak atau mendorong masyarakat jangan Golput, kita harus menjadi contoh perempuan yang bisa mandiri yang bisa melanjutkan pembangunan di Indonesia, “jelasnya.

” Jadi perempuan jangan takut berpolitik karena semua kehidupan tidak lepas dari peran politik, perempuan harus menjadi motivasi, tanpa politik tidak bisa maju, “ujarnya.

Selanjutnya perwakilan undangan perempuan diajak maju kedepan untuk di ajak nari bersama bu Sriatin.

Sementara itu, Ibu Peni sapaan akrab anggota DPRD provinsi Jawa Timur mengatakan, dunia semakin berkembang kita harus melek tehnologi supaya kita tidak ketinggalan berita-berita atau informasi mengenai kemajuan bangsa kita Indonesia, apalagi berita-berita mendekati tahun pemilu 2024. Akan tetapi kita harus pandai memilah dan memilih mana berita yang benar atau berita hoax.

Saat workshop di Hotel Aston Ibu Peni dari Komisi B DPRD Provinsi Jatim menyampaikan bahwa merupakan Desa yang berpotensi dan merupakan Desa wisata. Dengan harapan Desa ini bisa menjadi Desa yang berprestasi.

“Nanti saya mau buat program pelatihan batik eco print dengan bahan dedaunan dan bunga bunga alami kalau dijual harganya mahal, sehingga bisa meningkatkan perekonomian di termasuk desa wisata, juga” ungkapnya

Lebih lanjut, Ibu Peni saat workshop di Hotel Aston Mojokerto yang dihadiri sebanyak 125 serta yang siang 100 lebih tamu undangan dari Dapil 4 dan 5 Kabupaten Mojokerto meliputi Desa, Gedeg, Jetis, Kemlagi dan Dawarblandong, ia mengatakan bahwa kunjungannya ke Mojokerto ini membawa misi dari komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur untuk membantu mendapatkan bantuan dari pemerintah.

“Seperti minta bibit buah-buahan, atau ternak seperti sapi,kambing. Bisa juga dalam bidang kesehatan seperti perbaikan angka stunting, kesehatan ibu hamil dan bantuan susu untuk balita serta bantuan untuk UMKM,” jelasnya.

Program harus saya berikan di Dapil pemilihan saya yaitu Dapil 10 meliputi Jombang dan Mojokerto Raya.

Kemudian, terkait usulan atau pokok-pokok pikiran (Pokir) warga Desa Bejijong mengenai pelatihan batik eco print, pelatihan pembuatan pupuk cair, pelatihan pemasaran patung, bidang kesehatan penurunan angka stunting,pemberian susu untuk bayi dan bumil serta pembelian alat musik gamelan.

Sedangkan usulan atau pokir dari Dapil 4 dan 5 Kabupaten Mojokerto pelatihan pembuatan Kue, pembuatan pupuk cair, masalah kesehatan stunting, Ibu hamil dan pemberian susu untuk balita juga akan saya realisasikan.

“Saya akan kawal usulan-usulan masyarakat sampai nanti terealisasi.Itulah politik tidak ada penghianatan, saya akan menepati janji-janji saya,” tegas Ibu Peni.

Pada akhir sambutannya Ibu Peni Komisi B DPRD Provinsi Jatim menyampaikan pesan dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri bahwa sebagai kader PDI Perjuangan kita harus dukung dan memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada pemilu tahun 2024.

Pesan dari ibu Megawati kita sesama PDI Perjuangan jangan saling menjatuhkan, berpolitik yang baik serta membangun peradaban,”pungkas Peni. (heni)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *