Kabupaten Madiun Kerjasama Dengan LPK Bisnis Abadi Gelar Pelatihan Menjahit Sepatu UPPER

Madiun, Jejakjurnalis.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian kerjasama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bisnis Abadi menggelar Pelatihan Menjahit sepatu UPPER gelombang ke tiga di Desa Ngampel, Kecamatan Mejayan, Selasa (6/8/2024).

Hadir pada acara tersebut, Kepala Disnaker dan Perindustrian Kabupaten Madiun, Imam Nurwedi, Staf Ahli bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, Yohanes Cahyono, sekaligus membuka acara pelatihan, Kades Ngampel,  Direktur LPK PT. Dwi Prima Santosa, BPJS ketenagakerjaan, dan peserta pelatihan sebanyak 52 orang. 

Dalam sambutannya Kepala Disnaker dan Perindustrian, Imam Nurwedi mengatakan, pada pelatihan tahun 2024 ini pihaknya akan melatih 302 peserta untuk menjahit sepatu, sudah 200 orang kita tempatkan di DPS, yang sekarang 52 orang kita latih dan sisanya yang 50 nanti akhir Agustus, total keseluruhan 453 orang. 

Lebih lanjut katanya, untuk tahun 2024 ada empat jenis pelatihan diantaranya, leader class, ada 83 yang kita latih, semuanya bekerja ada yang di Kabupaten Madiun juga luar Madiun, selain itu pihaknya juga melatih 48 orang untuk calon tenaga migran, dan ada 25 yang sudah berangkat, untuk sisanya nunggu antrian. 

“Sebagian yang sudah berangkat kerja ke luar negeri kebanyakan ada di Taiwan,” ujarnya. 

Imam menambahkan, kita juga melatih mick up kecantikan ada sekitar 20 orang, nantinya akan disebar ke usaha-usaha salon kecantikan yang ada di Kabupaten Madiun, kebayakan dari mereka inginnya berwirausaha, tapi tetap harus magang dulu di salon kecantikan supaya pengalamannya bertambah. 

“Untuk pelatihan menjahit sepatu ini harus warga Kabupaten Madiun, batasan usia maksimal 35 tahun dan untuk membuat sepatu khusus perempuan,” terang Imam. 

Imam menambahkan, untuk pelatihan menjahit sepatu ini anggaran dari dana cukai DBHCHT, “pelatihan menjahit sepatu tahun 2024 ini nantinya akan kita evaluasi secara total untuk perbaikan-perbaikan di pelatihan tahun 2025,” pungkasnya. 

Diakhir akhir acara secara simbolis Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik, Yohanes Cahyono bersama Kepala Disnaker dan Perindustrian, Imam Nurwedi menyematkan KTA kepada para peserta pelatihan. (Ben). 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp