Palangka Raya – Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, S.IK., M.Si. mewakili Kapolda Irjen Pol Drs. Djoko Poerwanto, mengikuti kegiatan diskusi panel bersama peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXVI Lemhannas RI, di Aula Arya Dharma, Mapolda setempat, Rabu (15/5/2024).
Hadir dalam diskusi tersebut, Laksda TNI (Purn) Prasetya Nugraha, S.T., M.Sc. selaku tenaga ahli, Irwasda Polda Kalteng Kombes Pol Ady Soeseno, S.IK. dan 25 peserta SSDN PPRA LXVI Lemhannas, serta diikuti para tokoh adat, agama dan masyarakat Propinsi Kalteng.
Wakapolda, melalui Kabidhumas Kombes Pol Erlan Munaji, S.IK., M.Si. menyampaikan, pembahasan dalam diskusi kali ini, tentang strategi Polda dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.
“Diskusi kali ini, juga berfokus dalam membahas upaya penanganan konflik sosial yang terjadi di Propinsi Kalteng,” ungkap Kabidhumas
Lanjut Erlan, Wakapolda menyebut bahwa “Kepolisian mempunyai tiga tugas pokok utama, diantaranya Harkamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, serta sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.” Ujarnya.
Terkait gambaran kondisi di Kalimantan Tengah diantaranya potensi dan ambang gangguan serta gangguan nyata ini, tentunya harus dapat dikelola dengan baik, sehingga masyarakat akan lebih aman dan nyaman.
Kemudian, terkait penanganan konflik sosial di wilayah, saat ini Polda Kalteng bersama forkopimda sudah membentuk Satgas PKS.
“Adapun peran para tokoh masyarakat, agama dan adat juga menjadi leading sektor untuk kami dalam mewujudkan kamtibmas di Propinsi Kalteng tetap kondusif,” Tegas Erlan. (Jo)