MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mojokerto melaksanakan evaluasi sebelum dan saat pelaksanaan Porprov IX di Malang Raya, yang dilaksanakan di ruang rapat kantor Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Dan Parawisata Kabupaten Mojokerto, Jalan Jayanegara 4 Puri Kabupaten Mojokerto, Sabtj (26/8). Pagi.
Rapat dipimpin oleh ketua Umum KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono, didampingi ketua harian hadi Wijayanto dan ketua Tim Kontingen Porprov IX 2025 Yasminto, dan tampak hadir pengurus KONI Kabupaten Mojokerto.
Imam Suyono, dalam rapat tersebut menjelaskan hasil dan mengevaluasi atas pelaksanaan Porprov IX 2025 di Malang Raya. Bahwa pada pelaksanaan Porprov IX Jatim, kita berada pada peringkat 12 dengan raihan meraih 18 emas, 31 perak dan 46 perunggu, turun dari tahun sebelumnya di peringkat 9 Jatim, hal ini karena persiapan kita hanya 4 bulan, setelah kita dilantik sebagai pengurus KONI Ujarnya.
Dia menjelaskan atas saran dan masukan dari pengurus terkait kekurangan-kekurangan selama pelaksanaan Porprov tersebut, diantaranya terkait makan dan uang transport atlit, transportasi tim, bonus penerima medali, event organizer dan ketersediaan anggaran baik saat pelaksanaan, maupun rencana Porprov X di Surabaya.
Dia menjelaskan secara gamblang atas pertanyaan tersebut, terutama informasi yang tidak diketahui selama pelaksanaan Porprov dan memang tidak ada yang memberitahu. Tegasnya.
Terhadap atlit dari Kabupaten Mojokerto yang ikut kabupaten/kota lain perlu ditelusuri dan kedepan akan didata apa penyebabnya.
Sedangkan terhadap beberapa pengurus yang mengundurkan diri, dia menjelaskan di internal pengurus, mereka tidak ada masalah, mungkin mereka ada kesibukan lain, sehingga mengundurkan diri dari kepengurusan KONI. Pungkas Imam.
Diketahui, Kontingen Kabupaten Mojokerto pada Porprov VIII 2023 tercatat di peringkat 9 dengan perolehan 16 medali emas, 38 perak dan 41 perunggu. (Jo)