KABUPATEN MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, meminta 32 peserta yang mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 untuk memanfaatkan kegiatan sebagai ruang belajar, menambah wawasan, membangun persahabatan, sekaligus membawa pulang pengalaman dan prestasi bagi Kabupaten Mojokerto.
Pesan tersebut disampaikan Bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto, saat melepas kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto menuju Jamnas XII Tahun 2026, Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur. Pemberangkatan berlangsung Selasa, (11/8) pagi, di pendopo Graha Maja Tama, Pemkab Mojokerto.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Mojokerto selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto beserta jajaran pengurus, perwakilan Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas Pendidikan, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto, kepala sekolah/madrasah selaku Kamabigus pangkalan peserta Jamnas, para pembina pendamping, serta orang tua/wali peserta.
“Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, menambah wawasan, dan membangun persahabatan. Ikuti setiap kegiatan dengan baik, karena pengalaman yang diperoleh akan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Bupati.
Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini, Jamnas tidak hanya menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk belajar dari keberagaman dan mengembangkan kemampuan diri.
Karena itu, Bupati berpesan agar seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan disiplin dan penuh tanggung jawab. Peserta juga diminta menjaga sikap, kesehatan, keselamatan, serta kekompakan selama mengikuti kegiatan.
“Jaga nama baik Kabupaten Mojokerto. Hormati pembina, pendamping, dan sesama peserta,” pesannya.
Lebih lanjut, Gus Barraa menegaskan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Para peserta diminta membawa pengalaman tersebut kembali ke sekolah dan lingkungan masing-masing.
Ia juga berharap para peserta mampu menjadi contoh yang baik bagi teman-temannya serta terus mengembangkan semangat belajar, berorganisasi, bergotong royong, dan berprestasi.
“Keberangkatan kontingen Kabupaten Mojokerto ini menjadi bagian dari pembinaan generasi muda. Saya berharap melalui kegiatan ini tumbuh anak-anak muda Mojokerto yang memiliki karakter kuat, mampu memimpin, mampu bekerja sama, dan memiliki semangat untuk memberikan yang terbaik bagi daerah,” ungkapnya.
Orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga mengingatkan peserta untuk memegang teguh Tri Satya dan Dasa Darma serta menjaga nama baik keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan Kabupaten Mojokerto.
Kepada para pembina pendamping, Gus Bupati berpesan agar memberikan pendampingan secara optimal dan memastikan kesehatan, keselamatan, serta kebutuhan seluruh peserta selama mengikuti kegiatan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kwarcab, para pembina, pelatih, pendamping, sekolah, serta orang tua/wali yang telah mendukung persiapan keberangkatan kontingen.
“Terima kasih kepada orang tua wali yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan kepada putra-putrinya untuk mengikuti Jambore Nasional,” ujarnya.
Diakhir sambutannya, Gus Bupati berharap seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, dan perlindungan selama mengikuti kegiatan hingga kembali ke Kabupaten Mojokerto.
“Jaga persaudaraan selama perjalanan, bawa pulang pengalaman dan prestasi yang hebat,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian yang juga selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Mojokerto menyampaikan, jambore Nasional bukan sekadar kegiatan perkemahan, tetapi menjadi wadah bagi Pramuka Penggalang untuk mempererat persaudaraan sekaligus mengembangkan karakter, kreativitas, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan.
“Jambore Nasional merupakan kegiatan perkemahan yang berguna sebagai wadah pertemuan bagi Pramuka Penggalang se-Indonesia dan ASEAN untuk mempererat tali persaudaraan dalam berbagai aktivitas inovasi, kreatif, edukatif, rekreatif, dan produktif,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keikutsertaan dalam Jamnas juga diharapkan dapat meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, rasa tanggung jawab, kecintaan terhadap tanah air, wawasan kebangsaan, serta kepercayaan diri para peserta.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap adik-adik dapat meningkatkan jiwa kepemimpinan dan kepercayaan diri, memperoleh keterampilan serta pengalaman baru, sekaligus memperkuat tali persaudaraan dan ikut serta mengembangkan jati diri bangsa,” lanjutnya.
Jamnas XII Tahun 2026 dijadwalkan dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto selaku Ketua Majelis Pembimbing Nasional Gerakan Pramuka pada 14 Agustus 2026. Pembukaan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan upacara peringatan Hari Pramuka ke-65.
Sementara itu, sebanyak 32 peserta yang mengikuti Jamnas merupakan perwakilan Gugus Depan dari pangkalan sekolah dan madrasah di Kabupaten Mojokerto. Para peserta tersebut sebelumnya telah melalui proses seleksi pada 11 hingga 12 April 2026.
Peserta berangkat ke Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada hari Selasa, tanggal 11 Agustus 2026 pukul 15.30 WIB dari Sanggar Pramuka Mojokerto.
Wabup berpesan agar seluruh peserta mampu menjaga nama baik Kabupaten Mojokerto selama mengikuti kegiatan di tingkat nasional tersebut.
“Adik-adik bukan hanya berangkat membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama sekolah, keluarga, dan Kabupaten Mojokerto. Karena itu, jaga kedisiplinan, kekompakan, sopan santun, kesehatan, dan junjung tinggi nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka,” pesannya. (Jo)