MOJOKERTO, Jejakjurmalis.id — Pemerintah Kabupaten Mojokerto bersama Forkopimda melaksanakan doa bersama lintas agama yang dilaksanakan di Pendopo Graha Maja Tama Pemkab Mojokerto, Senen (1/9) Pagi.
Hadir dalam acara itu adalah Ketua DPRD Kab.Mojokerto Forkopimda, Ketua MUI, Bupati Mojokerto, Para tokoh lintas agama, ketua Serikat Buruh Mojokerto, Kedua Ketua Asosiasi Kepala Desa, Ketua Pergerakan Mahasiswa HMI, PMII, SEMI, GMII BEM Mojokerto Raya, Ketua LSM, Budayawan, Staf Ahli Asisten, Para Kepala OPD se-Kabupaten Mojokerto.
Dalam acara pembukaan ini, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko, menjelaskan acara doa bersama lintas agama untuk negeri bertujuan untuk mendoakan atas meninggalnya Affan Kurniawan dari komunikasi Ojek Online, Resa Fendi Pratama dari Mahasiswa Universitas Anicom Yogyakarta, dan ASN Pemkot Makassar M. Akbar Basri, Sabrina wati, Saiful Akbar akibat terbakarnya gedung DPRD Kota Makassar.
Doa bersama ini untuk memperkuat tali silaturahmi, membangun kebersamaan untuk kedamaian serta bentuk ikhtiar untuk mendoakan Bangsa Indonesia menjadi negara aman dan sejahtera. Terang Teguh.
Sementara itu, Bupati Mojokerto Dr. H. Muhammad Al Barra, Lc. M.Hum dalam sambutannya, mengatakan “semua yang hadir pasti sudah menyimak melalui media sosial, maupun berita-berita lain kondisi dan keadaan negeri Indonesia, banyak demo yang berujung anarkis sehingga ada diantara anak bangsa kita meninggal dunia seperti dari unsur ojek online, mahasiswa, dan pegawai pemerintah,” ujarnya.
Tambah Bupati Baraa, “demo yang awalnya disampaikan dengan baik, namun kemudian berujung pada anarkisme dan seterusnya.”
“Dirinya berharap, bersama Forkopimda, TNI, Polri, tokoh masyarakat, mahasiswa, ojek online, dan organisasi lainnya bisa mendukung Kabupaten Mojokerto tetap kondusif sebagaimana mestinya.’
Gus Bupati mengajak melakukan doa bersama yang dihadiahkan untuk anak bangsa kita yang telah meninggal dunia waktu demo kemarin.
Terakhir, Gus Bupati berharap pembakaran dan penjarahan tidak terjadi lagi, sampaikan pesan damai ini kepada semuanya. Tutupnya. (Jo)
.






