Pemerintah Desa Terusan Kecamatan Gedeg Diduga Fiktifkan Pembangunan Dana Desa Tahun 2023

MOJOKERTO, Jejakjurnalis.com – Pengelolaan program pembangunan desa oleh Pemerintahan Desa Terusan Kecamatan Gedeg Kabupaten Mojokerto dikeluhkan warga.

Berdasarkan investigasi dilapangan dan informasi dari beberapa narasumber, disebutkan banyak pekerjaan yang tidak tepat sasaran dan diduga pengelolaan anggarannya banyak terjadi penyimpangan. Serta tidak adanya transparans penggunaan anggaran.

Seperti Anggaran Dana Desa Tahun 2023 terdapat beberapa titik bangunan yang oleh warga desa Terusan dianggap semrawut. Seperti di Dusun Terusan, Dusun Bagusan serta di Dusun Lespadangan.

“Di Dusun Lespadangan ada kegiatan pengerasan jalan usaha tani. Tapi mana? tidak ada kegiatan itu fiktif.” Ujar salah satu warga Dusun Lespadangan yang tidak mau disebutkan namanya.

Selain itu, warga tersebut juga menyayangkan kondisi beberapa bangunan yang mangkrak. “pembangunan Gedung Serba Guna dan bangunan untuk Posyandu yang dananya dari Bantuan Keuangan (BK) Desa Tahun 2022 sebesar Rp. 400.000.000,- terkesan acak-acakan dan diduga ada penyelewengan,
serta belum dapat difungsikan. Karena pekerjaannya belum selesai atau mangkrak.” Ujarnya. Rabu (8/1/2025) Siang.

Program Ketahanan pangan juga dinilai tidak tepat sasaran. Seperti halnya program Budidaya lele dan Melon. Warga mengeluhkan program dengan anggaran besar, namun cuma satu orang yang menikmati hasilnya. Tidak adanya transparansi pelaporan hasil budidaya tersebut untung atau rugi.

“Kalau panen kan tidak jelas ada laporan bagi hasil sama desa atau tidak. Tapi masih saja di grojok anggaran.” Ungkap salah satu warga Dusun Bagusan.

Sementara itu, terkait program pemadatan jalan ke sawah di Dusun Lespadangan,
Kepala Desa Terusan Eko Edi Sutarno menjelaskan bahwa, program pemadatan jalan ke sawah sudah selesai di kerjakan.
Tidak hanya itu, dirinya juga menunjukan foto-foto pengerjaan pemadatan jalan usaha tani yang di maksut warga.

Kepala desa bergelar Sarjana Hukum tersebut juga menjelaskan bahwa, semua program pembangunan tahun 2023 yang dianggarkan, sudah terselesaikan.
“Sudah selesai, diperiksa oleh Inspektorat, pun juga sudah tidak ada masalah.” Jelasnya. (Jo)

Bersambung….

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp