Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Pendulangan suara dalam Pemilihan Umum Legislatif mutlak dicanangkan dan digembar gemborkan oleh partai peserta pemilu tahun 2024 yang akan datang.
Tidak perkecualian pada Partai Amanat Nasional (PAN) yang sarat dengan pengalaman dalam perpolitikan nasional.
Kali ini PAN munculkan jagonya yang berpengalaman dari pembinaan pada masyarakat utamanya pada anak sekolah menengah atas (SMA) karena dia adalah seorang guru yang malang melintang dibeberapa sekolahan, yang bernama Suyono, S.Pd. M.Pd calon legislatif (caleg) Kabupaten Mojokerto
Santoso. SE selaku Ketua DPD. PAN. Kabupaten Mojokerto dalam pernyataannya berharap “Suyono, saat menjadi Calon Legislatif (Caleg) Kabupaten Mojokerto bisa mendapatkan suara terbanyak dan mentargetkan PAN menang mutlak dalam Pemilu 2024.”
Masih kata Santoso,
“Pak Suyono ini rumahnya di Dlanggu, maka fokusnya sementara ini di Dlanggu. Beliau ini pensiunan Kepala Sekolah. Dulu beliau pernah menjabat sebagai Kepala Sekolah SMAN 1 Dawarblandong, SMAN 1 Bangsal, SMAN 1 Mojosari, SMAN 2 Kota Mojokerto dan SMAN 3 Kota Mojokerto,” tegas Santoso, Minggu (25/12/2022) di Guest House IKHAC, Pacet, Mojokerto.
Lanjut Santoso, semua yang hadir disini bakal menjadi tokoh masyarakat di daerahnya masing-masing
“Mari kita dukung Gus Afif menjadi DPR RI, Salsabila menjadi DPRD Provinsi Jatim dan Suyono menjadi DPRD Kabupaten Mojokerto. Kemudian saat Pilkada Mojokerto nanti dukung Gus Barra menjadi Bupati Mojokerto,” terang Santoso.
Sementara itu Endik Sugianto selaku Panglima Harimau Mojokerto Nusantara (HMN), menjelaskan, Pak Suyono dulu menjadi tim suksesnya Pak Yoko Priyono dalam Pilkada beberapa tahun yang lalu.
“Saat coblosan sama sekali tidak didukung dana oleh Pak Yoko, tapi luar biasa Pak Suyono masih bisa memberikan suara 17.000 untuk Pak Yoko Priyono,” jelas Endik.
Ditempat yang sama, Pendiri Ponpes Amanatul Ummah, Prof. DR. Kyai Asep Saifuddin Chalim mengungkapkan, Mas Barra itu tidak bisa membuat keputusan, hanya bisa memberikan usulan. Namun jangankan membuat usulan, Camat dan OPD saja tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan Mas Barra.
“Untungnya putra saya, Mas Barra ini punya uang. Jadi Mas Barra bisa membuat kegiatan dan mendapatkan banyak undangan dari para Kepala Desa maupun organisasi,” terang Romo Kyai Asep.
Lebih lanjut dikatakannya, hal ini yang menjadi alasan mengapa Mas Barra harus menjadi Bupati Mojokerto di tahun 2024. Seorang pemimpin itu kewajibannya harus mementingkan rakyat.
“Untuk mewujudkan Mojokerto Maju, Adil dan Makmur ada dua syarat yang harus kita perjuangkan yakni Bupati dan DPRDnya. Karena mereka akan membuat kesepakatan untuk mencanangkan Mojokerto Maju, Adil dan Makmur. Perlu diketahui, Chairul Tanjung itu kekayaannya kurang lebih seribu kali lipat dari saya, tapi saya yang mendapat Predikat Miliarder, tapi Dermawan.
Mulai sekarang mintalah rezeki yang barokah, karena yang barokah meskipun sedikit itu bakal lebih apalagi yang banyak,” terang Romo Kyai Asep.
Lanjut Kyai Asep, semua yang datang disini, segera data 15 orang terdekatnya. Bilang kalau nanti dapat 3 amplop waktu coblosan.
“Kemudian sebelum coblosan diajak liwetan dan diundang buka bersama di Ponpes Amanatul Ummah. Tapi sampaikan juga kalau sudah dicatat jangan mau dicatat orang lain. Jujur dan disiplin adalah kunci mewujudkan Mojokerto Maju, Adil dan Makmur. PAN ini lebih kuat karena mencari dari awal, lebih sulit memang tapi pasti lebih solid,” ungkap Romo Kyai Asep.
Pada gilirannya, Suyono mengajak seluruh pendukungnya untuk mewujudkan Mojokerto Maju, Adil dan Makmur. Hal itu bisa terwujud ketika Bupatinya adalah Gus Barra dan DPRDnya mempunyai cita-cita yang sama.
“PAN merupakan partai pendukung Gus Barra di tahun 2019 dan tahun 2024 mendatang. Diluar sana ada isu Partai PAN tidak mendukung Gus Barra. Itu tidak benar ya, Kyai Asep maupun Ketua PAN Abah Santoso mutlak menyatakan Partai PAN mendukung Gus Barra di tahun 2024 nanti,” tegas Suyono. (Jo n tim)






