MUSPRO, Waduk Di Desa Pandan Krajan Kecamatan Kemlagi Tidak Terawat

Mojokerto, Jejakjurnalis.id. – Keberadaan Waduk di Dusun Pandan Kuning Desa Pandan Krajan Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto, kondisinya terlihat sangat memprihatinkan, karena tanpa ada perhatian dari pemerintah desa setempat.

Seperti yang disampaikan Kepala Desa Pandan Krajan Sapian “Waduk itu milik Propinsi, tapi tidak terawat, awalnya Waduk itu bunder, sekarang waduk itu sebagian sudah diurug warga dan sekarang ditanami jagung disebelah Utara dan Timur.” Ujarnya. Minggu, (12/5/2024) Siang

Masih Sapian, “biarkan Pak, itu yang nanam jagung orang tidak mampu, biar untuk penghasilan mereka.” Jelasnya.

Sementara itu, warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya, mengatakan eman pak, Waduk ini tidak terawat, lama-lama habis Waduk itu Pak, diurug warga.

Waduk ini, kalau tidak salah luasnya 5 hektar, tapi sekarang kayaknya sudah berkurang, eman, Waduk itu peninggalan Belanda.” Terangnya.

Beda dengan Hari, warga yang sering mancing di Waduk tersebut, “mengharapkan Pemda Kabupaten Mojokerto dapat mengelolanya, agar Pemerintah Desa dapat penghasilan lain dan warga sini bisa jualan untuk menambah penghasilan, sekaligus bisa menjadi pusat UMKM desa sini, seperti di Waduk Tanjungan.” Jelasnya.

Ditempat yang sama, sekelompok orang yang kebetulan lagi santai di Waduk tersebut, saat ditanya awak media ini, rata-rata setuju kalau Waduk ini dikelola Pemda, karena aset yang dikelola Pemda pasti aman dan terawat, gak kayak sekarang, gak terawat alias muspro. Tegasnya. (Jo)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp