Miris…Nenek Usia 85 Tahun Ditelantarkan Keluarganya Di Kandang Ayam

Redaksi
By Redaksi
2 Min Read

MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Seorang nenek beralamat di Desa Bening Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto bernama NIKAH (85 ), yang terlantar di kandang ayam milik tetangga.

Geger nenek didalam kandang ayam itu, bermula dari laporan ketua LSM LIRA Kabupaten Mojokerto Mokhammad arif SH kepada Bupati Mojokerto, yang saat itu berkunjung di Pabrik Rokok Sampurna di Desa Pugeran Kecamatan Gondang.

Kepada Bupati, Arif mengatakan, kalau di Desa Bening ada lansia terlantar di kandang ayam, tidak pakai lama, Bupati Barra langsung ke lokasi tersebut dengan dibonceng oleh Arif yang juga sebagai Kepala Desa Pugeran.

Tiba di lokasi kandang ayam, benar ditemukan lansia dengan keadaan menyedihkan, atas perintah Bupati, akhirnya Nenek NIKAH langsung di bopong ke mobil oleh staf Dinsos untuk dibawa ke UPTD pesanggrahan PMKS Mojopahit MPKS milik Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto.

Kepala UPTD Pesanggrahan Mutoharroh, saat dihubungi via saluran Whatsapp, mengatakan “lansia tersebut sekarang sudah berada disini, dan masih dalam perawatan serta pemenuhan kebutuhan dasar, tempat tinggal dan makannya.” Ucapnya.

Dia menambahkan, bahwa sampai sekarang pihak keluarganya belum ada yang menjenguk dan kami menunggu untuk perkembangan lebih lanjut dari pihak keluarga.

“Bupati Barra menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Mojokerto, kalau memang tidak mampu merawat orang tua yang sudah sepuh lanjut usia, jangan di buang ditempat- tempat tidak layak seperti ini.” Ujarnya. Selasa (7/20)

“Apakah tidak pernah berfikir kita semua dibesarkan, dibangga-banggakan sampai kemudian kita semua tidak mampu, tidak melaksanakan kehidupan dengan bahagia, kemudian orang tua yang membesarkan kamu, kamu anggap ini sebagai beban dikehidupan yang sudah Sepuh ini.”

Bagaimana dengan physik beliau, apakah sudah makan atau belum, apakah masih masih hidup atau tidak, sampaikan kepada kami, sampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto untuk segera ditangani dan akan dirawat di UPT PMKS Pesanggrahan yang dimiliki oleh Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto.

Ini adalah bentuk rasa pertanggungjawaban kita, pemerintah Kabupaten Mojokerto, tutupnya.

Sementara itu, Kades Bening saat dihubungi 3 kali belum ada jawaban, walaupun handphonenya dalam nada berdering. (Jo)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *