Mojokerto, Jejakjurnalis.id -Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fahmawati M. Si sambangi SMAN. Gondang dalam rangka pelayanan
pelayanan pemeriksaan dan edukasi gizi seimbang terhadap para siswi SMAN Gondang.
M Arif SH, Kades Pugeran ikut mendampingi Bupati Mojokerto Ikfina dalam acara Jumat CERIA (cantik, enerjik, rajin, inovatif dan aktif), di Halman SMAN Gondang, Desa Pugeran Kecamatan Gondang, Jumat (10/03/2023) pagi.
Ikfina mengatakan, Indonesia saat ini menghadapi permasalahan cukup besar yakni terkait stunting. Balita yang gagal tumbuh, salah satunya diakibatkan karena kurang darah atau anemia pada Ibu hamil. Kekurangan darah tidak hanya terjadi saat ibu hamil saja. ’’Anemia juga dapat menimpa perempuan saat usia remaja.
Jadi kita harus bersama-sama berupaya bagaimana semua yang ada di sini tidak ada kekurangan darah. Menstruasi salah satu penyebab wanita kekurangan darah sehingga para siswa agar mengkonsumsi makanan mengandung zat besi,” tegasnya.
Makan makanan yang mengandung zat besi menjadi pendukung utama dalam memproduksi sel darah merah. Seperti bayam, kacang-kacangan dan makanan yang paling tinggi kandungan zat besinya yaitu hati, bisa hati ayam, hati kambing, hati sapi, udang dawu dan kuning telur. ’’Sepertiga hingga dua pertiga remaja putri mengalami kekurangan darah. Sehingga hal ini dapat membahayakan remaja putri yang kekurangan zat besi tidak hanya mengakibatkan kekurangan darah, namun juga menyebabkan otak lebih lama berpikir dan sulit konsentrasi,” terangnya.
Masih Bupati Ikfina menambahkan, ada dua faktor yang dapat menghambat dan mempercepat penyerapan zat besi pada tubuh. Misalnya, minum kopi dan teh sebelum satu jam makan dapat menghambat penyerapan zat besi. Penyerapan bisa berbentuk ferri dan ferro. ’’Ketika ada zat asam di dalam perut maka bentuknya ferro akan mudah diserap,’’ tandasnya.
Acara Jumat CERIA, disamping dihadiri Ikfina, juga hadir Kepala Dinas Kesehtan, Kepala Pukesmas, Camat Gondang, Danramil Gondang
Kepala Sekolah SMAN Gondang dan Kades Pugeran dan undangan lainnya termasuk para guru. (Jo)






