Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Muslimat Desa Mlaten Kecamatan Puri Kabupaten sudah siap menerima dan mendukung penuh pasangan Bupati dan Wakil Bupati dr. Hj. Ikfina Fatmawati, SE, MM – Gus Sa’dulloh Syarofi. SE. MM. (IDOLA).
Mardiasih, dalam sambutannya di sela-sela kesenian Hadrah dan Shalawatan mengatakan, “yang bisa membangun Desa Mlaten adalah Bu Ikfina, jika Bu Ikfina jadi lagi akan melanjutkan pembangunan di Kabupaten Mojokerto yang belum terselesaikan, terutama disini, di Desa Mlaten ini, karena di Desa Mlaten minim pembangunan, terutama jalannya, mulai dulu sampai sekarang tidak ada perubahan. Ujarnya. Minggu (29/9/2024). Siang.
Masih Mardiasih,
Bu Ikfina sekarang mencalonkan bupati bergandengan dengan Gus Dolloh putra Kyai Khusen Ilyas. Kebetulan Gus Dolloh lulusan Sarjana Ekonomi Pembangunan, dan S2 nya jurusan Keuangan, jadi cocok untuk membangun Kabupaten Mojokerto. Tambahnya.
“Kenapa Gus Dolloh diijinkan sama Kyai, karena Khusus untuk melanjutkan pembangunan yang dikerjakan oleh Bu Ikfina selama ini.”
Lanjut Mardiasih,
Saya bukan kaleng-kaleng dalam menyampaikan ini, karena sungguh-sungguh membantu Bu Ikfina untuk membangunan Desa Mlaten ini. Agar masyarakat jadi makmur dan sejahtera. Tegasnya.
Warga setempat mengatakan “Muslimat Desa Mlaten sangat mendukung Bu Ikfina, karena selama ini pembangunan di Desa Mlaten pembangunan nya dapat dikatakan tidak ada, terutama jalan-jalan, mulai dulu sampai sekarang tidak ada perubahan.” Ujar warga yang yang tidak mau disebut namanya.
Sementara itu Ikfina Fatmawati Calon Bupati Mojokerto, dihadapan Muslimat Desa Mlaten Kecamatan Puri, menyampaikan “saya kesini dalam rangka kampanye, karena saya mencalonkan lagi Jadi Bupati, dan sekarang memang jadwal kampanye, semoga jenengan kerso kaleh kulo nggeh, saya kesini minta restu, ridho dan ikhlas jenengan, karena kalau mau jadi bupati maupun wakil bupati harus dapat restu dari warganya.” Ujar Bupati Mojokerto yang cuti ini.
“Dia bercerita, saya mencalonkan Bupati ini bersama Gus Dolloh, dimana Gus Dolloh adalah putra Kyai Khusen Elyas, dulu tahun 2010 Pak MKP melamar Gus Dollah untuk jadi wakilnya, tapi mboten diijinkan kaleh Kyai, tahun 2015 juga tidak diijinkan, tahun 2020 MKP melamar lagi, juga mboten diijinkan, dan Alhamdulillah tahun niki kok diijini kaleh Kyai Khusen, mungkin ini pun wanjine nggeh.”
“Memang segala sesuatu kalau sudah wayahe ya wayahe, lak dereng nggeh dereng, ngoten nggeh. Ujarnya.
Lanjut Ikfina, ” Saya nyalon Bupati niat saya berjanji pembangunan infrastruktur “menyelesaikan”, dadakno dereng mantun.
Alhamdulillah Allah mengijinkan saya jadi Bupati. Dan saya dilantik bulan pebruari 2021, pebruari tahun 2022, 1 tahun, pebruari 2023, 2 tahun, pebruari 2023, 3 tahun dan pebruari 2024, 4 tahun, jadi saya jabat jadi Bupati tidak sampai 5 tahun.
Lanjut Ikfina, “tujuan saya mencalonkan lagi jadi Bupati adalah untuk melanjutkan pekerjaan saya yang belum selesai. Tegasnya.
Di tempat yang sama Bunda (nama samaran) mengatakan warga sini terutama muslimat, semua mendukung Bu Ikfina, karena sudah terbukti kerjanya selama jadi bupati. Jelasnya. (Jo)






