HUT ke-81 RI, Bupati Barra Tegaskan Pembangunan Kabupaten Mojokerto Harus Dirasakan Seluruh Masyarakat

Redaksi
By Redaksi
6 Views
5 Min Read
KABUPATEN MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, atau akrab disapa Gus Barra menegaskan pembangunan di Kabupaten Mojokerto harus dapat dirasakan seluruh masyarakat secara merata, termasuk masyarakat di wilayah pedesaan. Penegasan tersebut disampaikan Bupati yang akrab disapa Gus Barraa usai menjadi inspektur upacara pengibaran bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Senin (17/8) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian, jajaran Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), TNI-Polri, pelajar, Tagana, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Dalam keterangannya seusai upacara, Gus Barraa menyampaikan bahwa tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’, memiliki keterkaitan erat dengan arah pembangunan Kabupaten Mojokerto.

Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Mojokerto untuk mewujudkan daerah yang semakin maju, berkeadilan dan makmur.

“Artinya kita ingin menjadikan Kabupaten Mojokerto ini berkemajuan, berkeadilan, dan berkemakmuran,” ungkapnya.

Gus Bupati menjelaskan, pembangunan harus menjadi bagian dari upaya meneruskan perjuangan para pahlawan. Kemerdekaan tidak cukup hanya diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi perlu diterjemahkan menjadi kerja nyata pemerintah bersama masyarakat.

Salah satu fokus yang ditekankannya adalah memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Mojokerto, termasuk masyarakat yang berada di wilayah pedesaan.

Pemerataan pembangunan dinilai penting agar pertumbuhan daerah tidak hanya terkonsentrasi di kawasan tertentu, tetapi mampu memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Mojokerto.

“Jadi masyarakat dapat merasakan manfaat dari pembangunan daerah yang dilaksanakan secara merata, termasuk yang berada di wilayah pedesaan,” urainya.

Menurut Gus Barra, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Diperlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat serta seluruh elemen daerah.

Sinergi tersebut mencakup pemerintah, masyarakat, dunia usaha, tokoh masyarakat, pemuda dan berbagai unsur lainnya agar pembangunan dapat berjalan secara optimal.

“Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Mojokerto,” jelasnya.

Selain pembangunan dan pemerataan kesejahteraan, orang nomor satu dilingkup Pemkab Mojokerto ini juga mengajak masyarakat Kabupaten Mojokerto untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Menurutnya, situasi daerah yang aman dan kondusif merupakan fondasi penting bagi keberlangsungan pembangunan. Kondisi tersebut memungkinkan masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial maupun kegiatan kemasyarakatan dengan baik.

Gus Barra berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum bagi seluruh masyarakat untuk memperkuat persatuan dan menghindari berbagai hal yang dapat mengganggu kondusivitas daerah.

Sementara itu, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mojokerto tidak hanya berlangsung pada 17 Agustus. Pemkab Mojokerto sebelumnya telah menggelar berbagai kegiatan untuk menyemarakkan bulan kemerdekaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter di wilayah Kecamatan Dawarblandong. Kegiatan tersebut menjadi salah satu simbol semangat nasionalisme sekaligus melibatkan masyarakat dalam perayaan kemerdekaan.

Selain itu, Pemkab Mojokerto juga menggelar berbagai kegiatan olahraga dan kemasyarakatan. Di lingkungan pemerintah daerah, antara lain digelar lomba olahraga tradisional antar-ASN serta kompetisi tenis meja usia muda sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Semarak peringatan kemerdekaan juga diisi dengan kegiatan sosial. Salah satunya adalah peluncuran mobil pelayanan donor darah PMI Kabupaten Mojokerto di Lapangan Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong.

Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial, kesehatan masyarakat serta semangat gotong royong.

Memasuki usia ke-81 tahun kemerdekaan Indonesia, Gus Barra mengajak masyarakat Kabupaten Mojokerto menjadikan momentum 17 Agustus sebagai pengingat bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus diisi dengan kontribusi nyata.

Pemerintah daerah akan terus mendorong pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Sementara masyarakat diharapkan ikut menjaga persatuan, keamanan dan ketertiban serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dengan semangat ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’, Kabupaten Mojokerto diharapkan semakin maju dengan pembangunan yang merata, pelayanan publik yang semakin baik dan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat.

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun Kabupaten Mojokerto yang maju. (@Red)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *