Bumdes Miagan Kecamatan Mojoagung Kab.Jombang Sukses Gelar Bursa Pusaka Mojopahit Kerja Sama Dengan Padepokan Sambung Roso Mojopahit dan Paguyuban Tosan Aji Raden Wijaya.

Jombang, Jejak jurnalis.id – Pemerintah Desa Miagan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang, melalui Bumdes Miagan selama bulan Agustus sampai dengan akhir bulan Oktober 2023 menggelar beberapa kegiatan mulai dari kirap budaya sampai dengan gelaran Bursa Pusaka Mojopahit yang dilaksanakan di Alun-Alun Cemara Desa Miagan.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Desa Miagan Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang Antok Budi Subagio menceritakan cikal bakal berdirinya Alun-Alun Cemara di desa ini adalah “awalnya Alun-Alun Cemari ini merupakan lapangan olahraga yang dipakai oleh masyarakat sini.’ Minggu, 1/10/2023 malam.

Masih Kades Antok, biasa dipanggil oleh warganya meneruskan, Alun-Alun Cemari ini berdasarkan hasil musyawarah Pemerintah Desa, Badan Permusyaratan Desa (BPD), RT-RW dan tokoh masyarakat sepakat lapangan ini dijadikan Alun-Alun dengan nama Cemara.

Masih Antok, nama Cemara diambil dari riwayat lapangan ini dulunya ada 23 pohon Cemara yang sekarang sudah mati karena termakan usia yang lokasinya disebelah tribun selatan Alun-Alun ini, ya itu sambil menunjuk lokasinya. Katanya.

Lanjut sang Kades yang menjabat dua periode ini menjelaskan ” awalnya Alun-alun ini untuk olahraga, akhirnya kita mempunyai pola pikir edukasi dalam peningkatan pemulihan ekonomi yang berskala masyarakat seperti UMKM untuk menunjang perekonomian masyarakat. Terangnya.

Sedangkan Alun-alun Cemara ini setiap senen sampai kamis untuk olahraga, sedangkan jumat, sabtu, minggu untuk UMKM, dan UMKM sendiri setiap hari jualan.

Lanjut Antok lagi, UMKM ini anggarannya dari Bumdes, sedangkan Bundes ini usahanya terdiri dari beberapa unit seperti sound system, terop, sampah dan unit Alun-alun Cemara yang barusan diserahkan ke Bumdes, sedangkan aliran dana selama bulan Agustus sampai Oktober ini ada aliran dana masuk kira-kira 10 jutaan. Tegas Antok.

Sementara itu, ditempat yang sama ketua Bumdes Rudiawan yang baru per satu Agustus menjabat, mengatakan “acara bursa keris ini adalah rangkaian dari launchingnya lapak-lapak yang dibuka tanggal 1 Agustus lalu, dalam rangka memperingati hari Kesaktian Pancasila.” Jelasnya.

Lebih lanjut, Rudi menambahkan bahwa sementara ini masih ada 20 lapak dan kedepannya akan kita tambah lagi. Tegasnya.

Ki Suryo yang juga seorang pendiri dan sekaligus pembina Pedepokan Sambung Roso, dan juga panitia Gus, wick nyoto Selaku ketua Sambung Roso Mojopahit (SPM) menyampaikan bahwa “bursa Keris Mojopahit ini diikuti sebanyak 75 orang dari 80 pendaftar, dimana pesertanya dapat dikatakan secara nasional seperti dari Bali, Banyuwangi, Jember, Kutai Kertanegara, Bandung, Solo, Bojonegoro, Jombang dan Mojokerto.” dan kegiatan ini dihadiri oleh Forkopinca Mojoagung.” terangnya, (Jo)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp