Mojokerto,JejakJurnalis.id-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto dari Partai NasDem Hj. Siti Fatimah, S.Pd, M.Pd, yang baru diangkat dan dilantik dalam Pergantian Antar Waktu (PAW) pada tanggal 18 Oktober 2023 yang lalu mengantikan H. Muhammad Sholeh yang telah meninggal dunia, langsung tancap gas untuk menemui konsituennya di Dapil 3, yakni Sooko, Trowulan dan Puri
Dalam resesnya yang kali pertama, Siti Fatimah menyapa warga saat masa persidangan pertama hingga masa sidang yang ketiga 2022-2023, di Dusun Setoyo Desa Balongmojo, Kecamatan Puri, Minggu (5/11/2023). Pagi.
Saat reses ini, Legislator dari Partai NasDem banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait infrastruktur yang sampai saat ini belum dapat bantuan apapun.
Selain masalah infrastruktur, warga Desa Balongmojo Puri ini, juga mengeluhkan soal seragam batik fatayat muslimat, yang sampai sekarang pun masih belum dapat bantuan sama sekali dari anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, oleh karenanya sekarang di Desa Balongmojo sudah ada anggota DPRD, pastinya bisa dikabulkan.
Hufron, dari dapil Trowulan mengatakan bahwa Bu Siti Fatimah tidak hanya punyanya Desa Balongmojo Puri saja, tapi juga punyanya warga dapil 3 yaitu Sooko, Puri, Trowulan, oleh karena itu semuanya berhak mengajukan permohonan proposal, dan mempertanyakan pengajuannya itu sudah di realisasi atau belum,”‘ Terangnya.
Sementara itu Siti Fatimah menjelaskan ” semua aspirasi warganya di tampung, dan menerima usulan warganya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) saya harus bisa memastikan setiap aspirasi di dapil 3 semuanya harus diperhatikan dan terealisasi,” Ungkapnya.
Lanjut Siti Fatimah, “keluh kesah semua warga akan menjadi perhatian khusus, contohnya pembenahan infrastruktur, seperti pembangunan mushola yang belum rampung, jalan menuju makam, serta proposal nantinya akan kita terima dan kita ajukan bersama.
Masih Siti Fatimah, ” Saya minta dukungan warga untuk bisa memilih saya lagi, dan bisa menjadi lagi di tahun depan, sehingga saya semakin mudah memperjuangkan aspirasi masyarakat.” Pungkasnya. (Heni)






