Mengenal Lebih Dekat Arti Huruf ‘K’ Dan “IDR” Pada Nota Atau Harga

Redaksi
By Redaksi
836 Views
3 Min Read

Mojokerto, Jejak jurnalis,id – Kita sering menemui nota pembayaran atau label harga dengan tulisan “K” Baik itu di Warung Kopi (Warkop), maupun restoran. Misalnya 1 cangkir kopi seharga 5K, mie godok 10K.

Tulisan “K” itu artinya ribu, sehingga menandakan arti harga atau jumlah, dan kenapa tidak Rp. 5.000 atau Rp. 10.000. Hal ini dipakai mungkin karena ingin menarik konsumen bagi Warkop atau restoran bagi yang belum tahu arti “K”. Sekarang juga banyak dipakai istilah “IDR” dan dalam harga, seperti menu, katalog dan media sosial, dan sekarang banyak diberlakukan pada Warkop-warkop

Dikutip dari beberapa sumber, satuan “K” memiliki kepanjangan kilo. Kilo merupakan unit pengukuran dalam Sistem Satuan Internasional atau SI (Système international d’unités).

Kita mengenal kilometer sebagai satuan jarak, dan kilogram sebagai satuan berat, jadi dalam tingkatan, kilo sama dengan 1.000 meter dan 1.000 gram. Karena itulah, sebagian orang mengganti “ribu” dengan “K”, atau angka nol 3 dibelakang untuk penyebutan harga atau jumlah.

Kata kilo berasal dari bahasa Yunani “chilioi” yang digunakan untuk menyatakan banyak atau jamak. Penggunaan “K” untuk menyingkat ribu sudah dimulai setidaknya sejak pertengahan 1940-an, dan tahun 1975 grun riset Antoine Lavoisier mengadaptasi, kemudian diperkenalkan oleh sistem metrik Prancis tahun 1979.

Catatan sejarah menunjukkan bahwa “K” sebagai ribu ada dalam glosarium buku teks Basic Electrical Engineering terbitan McGraw-Hill’s pada tahun 1945.

Dua tahun kemudian, perusahaan elektronik Radio Corporation of America (RCA) juga memasukkan “K” dalam glosariumnya, Common Words in Radio, Television, & Electronics.

Penggunaan “K” Dalam Uang
Sebenarnya, penggunaan huruf “K” juga sering dibarengi dengan penggunaan istilah IDR, misalnya harga yang dijual IDR 50K artinya Rp 50.000.

IDR sendiri merupakan singkatan dari Indonesian Rupiah atau Rupiah Indonesia. IDR merupakan kode resmi mata uang Indonesia menurut ISO 4217.

Maka dari itu, jika menemukan sebuah produk yang terdapat keterangan di dalamnya IDR 100K. Artinya adalah harga produk tersebut sebesar Rp100.000. Tetapi banyak kejadian yang ditemukan bahwa huruf K dalam label harga tidak mencantumkan nama mata uang seperti IDR atau USD. Nah, terkait hal ini, arti “K” pada harga biasanya mengacu pada ketentuan mata uang yang berlaku di masing-masing negara.

Penggunaan “K” dalam Teknologi, Tidak hanya untuk menunjukkan harga, satuan “K” juga digunakan dalam istilah teknologi. Salah satunya yaitu digunakan untuk menunjukkan resolusi pada gambar seperti 2K dan 4K.

Resolusi 2K berarti 2.560 x 1.440, sedangkan 4K berarti 3.840 x 2.160 dalam satuan pixel. Itulah sejumlah penjelasan mengenai arti “K” pada harga.

Penjelasan tersebut untuk menjawab pertanyaan arti “K” pada nota pembelian atau harga. (Jo)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *