Hardiknas Kabupaten Madiun Meriah, Sabet Tiga Rekor MURI dan Gelar Ekspo

Redaksi
By Redaksi
4 Min Read

Madiun,Jejakjurnalis.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tiap 2 Mei, tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Peringatan Hardiknas Tahun 2024 ini dilaksanakan sangat meriah, dimana Kabupaten Madiun, berhasil pecahkan 3 rekor Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Rangkaian kegiatan peringati Hardiknas sendiri dimulai sejak 22 April, sedangkan puncak acara diselenggarakan di Caruban, mulai penyerahan penghargaan rekor MURI, Upacara Hardiknas di Pendopo Ronggo Djumeno, serta pagelaran Hardiknas Ekspo di Alun-Alun Reksogati Caruban, Kamis (2/5/2024).

Selesai Upacara, Pemkab Madiun membuka Hardiknas Ekspo di Alun-Alun Reksogati Caruban yang dimulai dari 2-11 Mei 2024, sebanyak 159 stand pameran, terdiri dari 140 stand berupa pelayanan OPD, produk UMKM dan lainnya, serta 19 stand karya pendidikan dari lembaga PAUD, TK, SMP hingga PKBM.

Kriteria tiga rekor MURI yang di peroleh Dikbud Kabupaten Madiun, diantaranya pertama yang berhasil dipecahkan Lomba Matematika Numerasi dengan peserta terbanyak mencapai 1.000 pelajar siswa SMP. Untuk rekor yang kedua tercipta dari Lomba melukis Celemek pasangan ibu dan anak PAUD terbanyak, 500 pasang atau 1000 peserta.

Untuk rekor yang ketiga, Kabupaten Madiun mencatatkan prestasi dengan Tari Solah Kampung Pesilat oleh pelajar terbanyak, yang diikuti 500 pelajar SMP. Dari ketiga rekor tersebut, satu diantaranya mendapat pengakuan sebagai rekor dunia, yaitu Tari Solah Kampung Pesilat Indonesia dengan pelajar terbanyak.

Selanjutnya Piagam MURI dan Medali diserahkan oleh representatif MURI, Sri Widayati kepada Pj. Bupati Madiun, Tontro Pahlawanto, Pj. Sekda, Sodik Hery Purnomo, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah, di Pendopo Ronggo Djumeno Caruban, Jawa Timur (1/5).

Sementara itu representatif MURI, Sri Widayati menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut tercatat sebagai rekor Dunia dan Nasional.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *