Anak Sehat Kunci Mewujudkan Generasi Yang Literate

Madiun, Jejakjurnalis.id – Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, didampingi istri, Ny. Hj. Penta Lianawati Ahmad (selaku bunda baca) membuka “Workshop Literasi Anak Sehat Kunci Mewujudkan Generasi Yang Literate”.

Acara tersebut merupakan rangkaian menyemarakkan Hari Jadi ke-455 Kabupaten Madiun, diselenggarakan di Pendopo Muda Graha, Jalan Alun-Alun Utara No. 4 Madiun, Jawa Timur,  Rabu (23/8/2023).

Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh tarian dari TK Al-Arifiah dan SMPN 1 Pilangkenceng, serta tarian Dongkrek dari SD Kaligunting 1, anak-anak TK tersebut nampak sangat ceria duduk berkerumun mengelilingi Bupati dan Ny. Penta sambil bernyanyi bersama dengan gembira. 

Pihak penyelenggara juga mengundang Hypnotic Story Telling Kartikanita Widyasari yang akrab dipanggil ‘Kak Nitnit’, merupakan pendongeng Nasional sehingga acara menjadi semakin meriah. Dimana anak-anak TK dan SD ini diajak belajar dengan gembira melalui dongeng dengan tema ‘Anak Sehat Kunci Mewujudkan Generasi Yang Literate’. 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Madiun, Ahmad Dawami, berpesan kepada semua orang tua yang juga hadir mendampingi putra putrinya, agar memberi tauladan dan mengawasi, serta membatasi anak-anak ketika bermain hand phone. 

“Selain menjadi tauladan, Bupati minta, agar orang tua juga mendoakan anak-anaknya semoga kelak menjadi anak yang berguna dan sukses,” ungkapnya. 

Bupati menambahkan, program untuk hari Jumat agar anak-anak membawa bekal ke sekolah dengan menu sayuran dan tidak boleh yang instan. Begitu juga para guru diminta mengajar dengan ikhlas dan jangan bersungut, karena itu akan membentuk karakter anak. 

“Kita tanamkan sejak kecil, agar anak-anak mempunyai cita-cita dan jangan dibatasi selama itu baik,” terangnya. 

Lanjutnya, juga jangan terlalu membatasi anak, kalau dia mau main hujan atau lumpur, biarkan saja, kalau terlalu sering dilarang, besar sedikit kena hujan gampang kena sakit, jadi biarkan karena tubuh akan menyesuaikan. 

“Perlu diajarkan bagaimana cara membersihkan diri dari kotoran (lumpur)  bukan berati melarang,” pungkasnya. 

Diakhir acara, Bupati memberi hadiah kepada anak-anak, serta mengajak melihat-lihat rusa di halaman belakang Pendopo Muda Graha.    (Ben) 

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp