Car Free Day “Peken Wilwatikta” Sooko Akan memakai Dua Ruas Jalan

Redaksi
By Redaksi
8 Views
4 Min Read

KABUPATEN MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) “Peken Wilwatikta” pertama, Minggu (30/8), di sepanjang ruas Jalan R.A Basuni Desa Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, maka Disbudporapar, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemerintah Desa Sooko Kabupaten Mojokerto melakukan pertemuan bersama ratusan UMKM peserta CFD untuk evaluasi sekaligus persiapan CFD yang kedua Minggu (27/9) yang di laksanakan di Balai Desa Sooko Kecamatan Sooko Kabupaten Mojokerto, Minggu (20/9) Malam.

Dalam arahannya Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Mojokerto adalah Drs. Ardi Sepdianto, M.Si. didepan ratusan pedagang UMKM mengatakan ” CFD minggu pagi besok berkolaborasi dengan Kementerian Olahraga Republik Indonesia”. Ujarnya.

Lanjutnya, CFD besok juga ada senam dan lomba jalan kaki dengan nama Mojokerto Family Wark dan ada hadiah dari Bank Jatim berupa tabungan bagi peserta yang mengikuti jalan kali dengan syarat bagi keluarga yang mempunyai anak dibawah umur 10 tahun maksimal satu keluarga lima orang dengan hadiah pertama tabungan Rp.1.000.000, hadiah kedua Rp.750.000 dan hadiah ketiga sebesar Rp.500.000 dan hadiah akan diberikan pada saat CFD bulan berikutnya dan juga disediakan doorprize, termasuk perawatan gratis dari Clarissa dan paket menginap di hotel wilayah Kabupaten Mojokerto. Dan untuk mengetahui info terkait lomba bisa melihat di Medsos Disbudporapar.

Dirinya berpesan agar semua pedagang atau siapa saja agar saling menjaga dan mengingatkan apabila ada yang melintas melalui taman baik dari barat maupun dari timur, karena CFD besok kedua ruas jalan tersebut akan dipakai semua untuk pedagang, hal ini sudah mendapat ijin, oleh karena itu untuk dagangan yang simple-simple di tempat disebelah timur. Tambahnya.

Sementara itu Mahendra Kabid Tibumtranmas Satpol PP Kabupaten Mojokerto juga menyampaikan bahwa manajemen waktu membuka lapak dagangan UMKM diusahakan sebelum pukul 05.30 WIB sudah siap dan diatas pukul 06.00 WIB jalan sudah ditutup, kepatuhan pedagang UMKM dalam penempatan lapak perlu diperhatikan melalui penomoran, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar lokasi CFD. Tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Sooko Heppy Iswahyudi, S.H menyampaikan berdasarkan hasil rapat bersama, diharapkan agar Kadis Disbudporapar dan Satpol PP menyampaikan langsung kepada para pedagang biar jelas, karena saya hanya menampung pedagang, mangkanya saya kumpulkan sekarang. Jelasnya.

Apabila jenengan ikut CFD langsung japri saya saja, kirim nama dan dagangannya, karena ada di WAG banyak yang tidak kenal dan tidak menyebutkan nama. Saya minta kepada Kepala Disbudporapar dan Bupati untuk jalan sebelah timur dipakai juga, karena yang daftar sudah lebih 350 lebih.

Karena nanti memakai dua jalan, maka untuk jalan sebelah timur untuk pedagang yang kecil-kecil saja dan semuanya disiapkan stan ukuran dua meter semua dan tidak ada lagi dua stan dipakai tiga.

Oleh karena itu, nanti hari Rabu yang laki-laki kita kumpul lagi untuk penomoran dan hari Jumat akan saya share di grub, sedangkan yang daftar tidak ada namanya biar orangnya japri saya sendiri biar saya absen sendiri. Mari kita kerjasama yang baik, dan saya memfasilitasi jenengan. Pungkasnya.

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *