Diduga Tiga Pekerja Luka Bakar Sekitar 90 Persen Akibat Dapur SPPG Mojokerto Desa Medali Kecamatan Puri Meledak

Redaksi
By Redaksi
34 Views
2 Min Read

MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Medali Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, meledakan keras hingga menghancurkan sebagian bangunan dan kebakaran, pada Kamis (13/8) sekitar pukul 21.20 WIB.

Ledakan itu sementara diduga berasal dari kebocoran gas sehingga memicu kebakaran dan menyebabkan bagian atap bangunan ambruk. Lima pekerja mengalami luka, dua di antaranya akibat tertimpa reruntuhan plafon, sedangkan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Satpam SPPG Desa Medali, Bagianto (63) mengatakan dirinya sedang berada di ruang kantor, ketika mendengar suara seperti gas bocor sebelum ledakan terjadi, kemudian terdengar ledakan, katanya saat ditemui di lokasi.

Ledakan tersebut membuat sedikitnya empat ruangan di kompleks dapur SPPG mengalami kerusakan pada bagian atap, ruang pemorsian, ruang penyimpanan ompreng, ruang kantor, dan ruang rapat dan dua mobil untuk distribusi makanan MBG juga ikut terdampak karena tertimpa material bangunan yang ambruk.

Di tengah kepanikan, para pekerja yang mengalami luka segera dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Dua pekerja bagian pemorsian, Maulin Nikmah (35) dan Robiatul Adawyah (33) mengalami luka setelah tertimpa reruntuhan plafon. Keduanya dievakuasi ke RS Islam Sakinah, Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Sedangkan tiga teknisi gas elpiji CGN mengalami luka bakar dan dilarikan ke RS Gatoel, Kota Mojokerto, yakni Edi Suyanto (55) dan Kwin Lan, warga Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, serta Pieter Nando (36) yang berasal dari Porong, Sidoarjo, ketiganya mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen.

Kepala SPPG Mojokerto Medali dari Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group, Geroldi, mengatakan dapurnya setiap hari menyiapkan sekitar 3.700 ompreng makanan untuk didistribusikan kepada 33 lembaga pendidikan tingkat SD dan SMP di Kecamatan Puri, jelasnya.

Sebelum kejadian, terdapat sembilan relawan yang bekerja di bagian persiapan, mereka terdiri atas delapan perempuan dan satu laki-laki yang bertugas sebagai office boy.

Terpantau, Mobil Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto dan Damkar Gama berhasil menangani kobaran api. Atas kejadian itu petugas dilapangan masih menelusuri penyebab ledakan dan kebakaran untuk pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang. (Jo)

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *