MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id -Panitia penjaringan calon ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto akhirnya memastikan secara aklamasi, setelah ditunggu batas akhir pukul 14.00 WIB pada Senen (31/10) di kantor DPD Golkar Kota Mojokerto hanya satu pendaftaran yakni Agus Wahjudi Utomo.
Atas keputusan itu, akhirnya pada Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Mojokerto yang dilaksanakan pada Kamis (23/10) dipilih secara aklamasi oleh ketua DPW Partai Golkar Jawa Timur.
Terpilihnya Agus Wahjudi Utomo dikarenakan sudah melalui proses minimal 30 persen, karena berdasarkan ketentuan, dari delapan pemilih sah, Agus mutlak sebagai pemenang karena dirinya mendapatkan tujuh suara sah.
Ketua DPW Partai Golkar Provinsi Jawa Timur, Ali Mufthi, mengatakan mekanisme pemilihan yang akhirnya menetapkan Agus Wahjudi Utomo sebagai calon tunggal karena tahap pendaftaran sudah dilalui.
Siapa pun yang memiliki dukungan minimal 30 persen pemegang suara bisa maju ke tahap berikutnya, namun jika tidak ada, maka calon dengan 30 persen dukungan itu menjadi jago tunggal. Dalam Musda ini, seluruh dukungan mengerucut pada satu nama, dan didukung semuanya. Ujarnya.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi mengapresiasi atas terselenggaranya Musda tersebut.
Sebagai pemerintah kota Mojokerto, saya memandang partai politik sebagai wahana pembangunan. Cita-cita kita satu, membangun keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat Kota Mojokerto. Ujarnya.
Masih Sandi, Partai Golkar memiliki pengalaman dan tradisi yang menjadi bagian penting untuk kita junjung bersama. Saya percaya Musda kali ini melahirkan pemimpin yang amanah dan berintegritas. Pungkasnya.
Sementara itu, ketua terpilih Agus Wahjudi Utomo di hadapan para kuli tinta menyampaikan rasa bangga dan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi partai.
“Rasa bangga karena Musda ini adalah proses demokrasi, tidak semata-mata karena kehendak pimpinan di atas, tetapi akumulasi dukungan dari bawah. Dari 8 pemilik suara sah, saya mendapat 7 dukungan, lebih dari 90 persen,” ujarnya.
Lanjutnya, langkah awal kepengurusan nanti akan difokuskan pada pembentukan struktur partai yang solid dan berkapasitas, yang tentunya generasi muda harus kita utamakan.
Program jangka pendek adalah konsolidasi partai. Saya yakin semua kader punya talenta. Pengurus yang nanti saya bentuk akan diisi mereka yang mau bekerja dan memiliki kapasitas. Ujarnya.
Hadir dalam Musda itu adalah Wakil Walikota Mojokerto, ketua DPW dan pengurus Partai Golkar Jawa Timur, Jajaran pengurus dan sayab DPD Golkar Kota Mojokerto. (Dodik)






