MOJOKERTO, Jejakjurnalis.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian nota penjelasan terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Senin (26/5/2025), Pagi, di ruang rapat Graha Whicesa DPRD.
Dalam sidang tersebut, Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra diwakili oleh Wakil Bupati, Muhammad Rizal Oktavian untuk menyampaikannya penjelasan terkait tiga Raperda, yakni Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024, Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mojokerto Tahun 2025–2029, dan Raperda tentang Perseroan Terbatas Bank Perekonomian Rakyat Majatama (Perseroda).
Wabup Rizal menyampaikan bahwa realisasi pendapatan daerah dalam APBD 2024 mencapai Rp2,807 triliun. Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp716,7 miliar atau 101,24% dari target, naik sekitar 9,7% dibanding tahun sebelumnya.
“Terkait sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2024, sesuai ketentuan Pasal 161 ayat 2 huruf C PP Nomor 12 Tahun 2019, maka dapat digunakan kembali dalam perubahan APBD tahun 2025.” Jelas Wabup Rizal.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap laporan keuangan Pemkab Mojokerto dari BPK, yang berhasil diraih 11 kali berturut-turut. Capaian tersebut adalah buah dari kerja sama erat antara eksekutif, legislatif, dan seluruh jajaran pemerintah daerah. Ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. tambahnya.
Selanjutnya, terkait Raperda RPJMD 2025–2029, Wabup menegaskan bahwa dokumen tersebut merupakan panduan utama pembangunan daerah selama lima tahun ke depan. Tujuannya mencakup pemerataan pendapatan masyarakat, perluasan kesempatan kerja, serta peningkatan akses dan daya saing daerah. RPJMD ini disusun berdasarkan visi, misi, serta program kepala daerah dengan kerangka pendanaan indikatif.
Sementara itu, Raperda tentang Bank Majatama Perseroda dinilai strategis dalam memperkuat peran BUMD di sektor keuangan.
“Harapannya, bank ini bisa lebih efektif dalam melayani masyarakat, terutama dalam memperluas akses keuangan dan mendorong ekonomi lokal.” Ujar Rizal.
Diakhir penyampaiannya, Wabup berharap seluruh anggota dewan dapat menelaah lebih dalam materi dari ketiga Raperda, baik dari aspek yuridis, sosiologis, maupun aspek strategis lainnya. Pungkasnya. (Jo)






