Pasuruan, Jejakjurnalis.id – Perhelatan Porprov Jatim ke IX di Malang Raya dan Kota Batu yang akan dimulai pada tanggal 28 Juni-5 Juli 2025 tinggal hitungan jari.
Kontingen Kabupaten Mojokerto pada Pra Porprov Jatim, Cabor Catur mengawali lolos ke Porprov pada tanggal 22-24 April 2025 di Kota Kediri. Sedangkan Cabor Sepakbola yang berada di zona 2 bersama Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan Pra Porprov yang dilaksanakan di Stadion Pogar Bangil Kabupaten Pasuruan, menyusul Cabor Catur yang lebih dulu lolos.
Cabor Sepakbola menempati klasemen kedua, dibawah Kabupaten Pasuruan sebagai tuan rumah di peringkat pertama. Pelatih kepala Cabor Sepakbola Kabupaten Mojokerto Nono Srihartowo mengatakan “Alhamdulillah kami lolos ke babak berikutnya dan lolos ke Porprov IX Jatim di Malang.” Ujarnya
Perjuangan anak-anak luar biasa selama 3 kali pertandingan, mereka bisa mengalahkan tim Kota Pasuruan dengan skor 2-0, dan mengalahkan tim Kabupaten Probolinggo dengan skor 5-0, tadi kami kalah 0-1 dari tim tuan rumah Kabupaten Pasuruan, itupun kita kena hukuman finalti.

Tadi kita main bagus, kita menyerang cuma menit-menit akhir babak ke 2, pemain kita dikartu merah, meskipun kena kartu merah tetap semangat, anak-anak malah kena pinalti, sempat protes karena bola tidak menyentuh tangan sama sekali.
Atas kekalahan kami tadi, kami berada di runner-up grub 2 dengan nilai 6, kemasukan 1 gol, kami tetap lolos ke babak berikutnya, karena di setiap grub yang lolos ke Porprov hanya juara dan runner-up saja. Tegas mantan pelatih PS. MOJOKERTO PUTRA ini.
Sementara itu, ketua Askab Mojokerto Dr. Fathur Rohman, M. Pd. I merasa bersyukur atas capaian anak didik Mas Nono bisa lolos ke babak berikutnya, Mudah-mudahan capaian Porprov IX di Malang nanti, anak-anak bisa lolos ke Final.
Ditempat lain, Ketua KONI Kabupaten Mojokerto Imam Suyono, merasa puas atas perjuangan Cabor Sepakbola bisa lolos menuju ke Malang pada tanggal 28 Juni – 5 Juli agenda dua tahunan di Jawa Timur nanti. Saya berpesan jangan cepat bangga, karena perjuangan mereka masih panjang, tidak saja di Porprov, tapi di even-even berikutnya. Pesannya. (Jo)






