Gelaran “Explore Anjasmoro” Di Jombang Sukses

JOMBANG, Jejakjurnalis.id – Sukses pelaksanaan Fun Bike “Explore Anjasmoro” yang start di lapangan Carang Wulung Kecamatan Wonosalam dan finish di Lapangan Desa Kedung Lumpang Kecamatan Mojoagung Kabupaten Jombang.

Acara “Explore Anjasmoro” ini diikuti sebanyak 375 biker dari berbagai kota seperti dari Kediri, Tulungagung, Lamongan, Pasuruan, Jember, Sidoarjo, Mojokerto, tuan rumah Jombang dan kota lain Jawa Timur.

Kepala Desa Kedung Lumpang, Jupriyanto merasa senang atas pelaksanaan finish Bike di desa kami berjalan sukses, meriah dan aman.

Alhamdulillah, tadi saya lihat warga saya dagangannya ramai, walaupun dadakan, sehingga dapat meningkatkan ekonomi sesaat, disini banyak UMKM, terutama pedagang pentol, dan pusatnya disini, karena UMKM kelompoknya banyak. Ujarnya. Minggu (27/4). Pagi.

Jupriyanto berharap, semoga setiap tahun ada kegiatan seperti ini, walaupun bukan gowes, bisa juga diadakan seperti lomba lari marathon, dengan tujuan untuk meningkatkan pariwisata, mangkannya gowes tadi start di Wonosalam dan finishnya di desa kami.

Karena ditempat kami wilayah hutan yang potensi tempat pariwisata seperti “Sumber Ubalan,” Dan sudah di survey oleh Dinas Pariwisata yang sementara airnya bisa mengairi 200 hektar tanah sawah. Pungkas Kades Jupri.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Jombang Warsubi beserta isteri, Komandan Kodim, Asisten, staf ahli, para OPD Kabupaten Jombang, Forpimca Mojoagung dan Kepala Desa Kedung Lumpang.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Jombang Bambang Nuriyanto, dalam laporannya dihadapkan Bupati Jombang, mengatakan “pelaksanaan “Explore Anjasmoro” diikuti sebanyak 375 peserta, yang terdiri dari Kediri, Tulungagung, Lamongan, Pasuruan, Jember, Sidoarjo, Mojokerto dengan peserta terbanyak, dan dari Jombang sendiri.” Ujarnya.

Dan setelah pembagian hadiah oleh Bupati, Bambang penyampaikan bahwa pelaksanan “Explore Anjasmoro” ini berjalan lancar dan sukses, karena sudah disiapkan keamanan dan tim kesehatan di setiap pos, teman-teman relawan sudah dibekali obat-obatan (P3K nya), relawan untuk mengawal rutenya supaya aman dan kami juga sudah koordinasi dengan OPD yang lain, namun sayang ada satu peserta dari Tulungagung yang meninggal saat gowes.

Berdasarkan infomasi dari temannya, dia memang sakit saat mengikuti gowes ini, dan dulu juga pernah sakit saat mengikuti gowes seperti ini. Katanya.

“Sementara itu, saat ditanya oleh salah satu awak media, apakah ada asuransi? dijawabnya tidak ada, hanya kita memfasilitasi sampai ke RSUD, sedangkan untuk yang jatuh tadi hanya dislokasi saja, bukan patah tulang, dan sudah ditangani tadi. Terangnya.

Diketahui, sebelum acara pengundian, Abah Bupati Warsubi menyampaikan berduka cita atas meninggalnya Nur Sidik peserta asal Tulungagung.

Olahraga merupakan salah satu sarana pemersatu masyarakat, mendorong budaya kerja, sekaligus sebagai bagian dari promosi dan support pariwisata Kabupaten Jombang.

Masih Warsubi, MTB ini sebagai konsep petualangan, menyusuri jalur pariwisata yang menantang, dan Pemerintah Kabupaten Jombang turut mendukung kegiatan yang edukatif, menyehatkan, terutama mampu untuk menciptakan daya tarik wisata yang bisa mendorong kegiatan positif.

“Dengan kegiatan ini, semoga peserta ini dapat memberitahukan kepada keluarga, sanak saudara untuk berlibur di Kabupaten Jombang, karena Kabupaten Jombang banyak wisata alam, kuliner dan wisata budaya.” Jelas Abah Bupati. (Jo)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp