Madiun, Jejakjurnalis.id – Pemerintah Kabupaten Madiun, melalui Bakesbangpoldagri gelar Pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban, Selasa (15/8/2023).
Acara tersebut di hadiri Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, sekaligus mengukuhkan para siswa yang terpilih sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Madiun 2023, Wakil Bupati Hari Wuryanto, Forkopimda, serta dinas terkait.
Para anggota Paskibraka yang terseleksi dari beberapa sekolah tingkat SMA/SMK, se- Kabupaten Madiun tersebut ada 76 anak yang menjadi anggota Paskibraka, yang nantinya dilaksanakan pada HUT RI ke 78 di Alun-Alun Reksogati Caruban.
Sebelumnya mereka di latih dari baris berbaris, latihan fisik dari tanggal 24 Juli hingga tanggal 11 Agustus 2023, selanjutnya masuk karantina selama seminggu, dengan mendapatkan materi wawasan kebangsaan dari TNI/Polri untuk bekal para anggota Paskibraka.
Dalam acara Pengukuhan tersebut, Bupati menyampaikan pesan kepada para anggota Paskibraka, selamat buat anak-anakku semua yang sudah dikukuhkan menjadi anggota Paskibraka Kabupaten Madiun tahun 2023.
Lanjutnya, mudah-mudahan ini awal dari karir dan perjalanan hidup bagi anak-anakku semua, dari sumpah dan janji yang tadi diucapkan serta semua pendidikan yang sudah di dapatkan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalian semua adalah anak-anak yang terdidik dan sukses yakini itu, apalagi menjadi anak Kabupaten Madiun yang berkarakter Pancasila,” ujar Bupati.
Bupati menambahkan, anak-anakku semuanya ke ilmuan yang didapat dari pelatihan Paskibraka jangan dipakai untuk diri sendiri. Kalian semua punya tugas, bagaimana menyebar luaskan tentang Wawasan Kebangsaan, Nasionalisme, serta Pancasila kepada keluarga, sanak saudara dan seluruh sahabat-sahabat kalian semua.
“Pancasila bisa kita tegakkan, bagaimana seluruh generasi yang ada di Kabupaten Madiun ini punya tanggung jawab terhadap Tuhannya, nafas kemanusiaan, dan menjunjung tinggi persatuan, mau etikot untuk bermusyawarah, serta mau menolak yang namanya kesenjangan dan ketimpangan sosial,” pungkas Bupati. (Ben)






