Penandatanganan Perjanjian KPBU. APJ Kabupaten Madiun 2022

Madiun, Jejakjurnalis.id – Bupati Madiun, H. Ahmad Dawami, menanda tangani perjanjian Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) proyek Alat Penerangan Jalan (APJ).

Proyek Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Alat Penerangan Jalan (APJ) Kabupaten Madiun merupakan yang pertama di Indonesia berhasil menyelesaikan tahapan transaksi.

Hal tersebut nampak dalam penandatanganan perjanjian KPBU APJ Kabupaten Madiun, penjaminan , regres antara Pemerintah dengan PT.Tritunggal Madiun Terang dengan PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia di Pendopo Ronggo Djoemeno Caruban, Jawa Timur, Selasa (20/9/2022).

Penandatanganan tersebut meliputi pembangunan baru (tanpa retrofit), pengoperasian, dan pemeliharaan terhadap 7.458 titik yang tersebar di Jalan Nasional, Jalan Kabupaten Utama dan Jalan Perkotaan.

Seperti yang di katakan Bupati selaku Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK), bahwa kerjasama tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Proyek ini diharapkan membawa dampak sosial, ekonomi, keamanan yang muaranya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Ahmad Dawami menambahkan, dengan penerangan jalan yang memadai, maka akan mengurangi kriminalitas dan menurunkan angka kecelakaan. Operasi UMKM dan pelaku ekonomi lainnya akan bertambah panjang, sehingga perputaran ekonomi semakin tinggi.

Bupati berharap kerjasama yang dilakukan akan dapat meluas, tidak berhenti di APJ saja, tetapi disektor lain juga.

“Proyek ini setelah di tanda tangani, targetnya Juli 2023 selesai, dan sudah nyala semua,” pungkas Ahmad Dawami.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), M. Wahid Sutopo mengatakan, proyek APJ di Kabupaten Madiun ini merupakan proyek KPBU berskala kecil pertama, yang dijamin oleh PT PII bekerjasama dengan pemerintah tingkat Kabupaten.

Lebih lanjut Sutopo menambahkan, proyek ini menunjukkan komitmen PT PII dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia untuk berbagai skala proyek.

“Kami berharap, hal ini dapat menambah jumlah proyek infrastruktur lainnya untuk dapat di jalankan dengan skema KPBU,” jelas Dirut Sutopo.

Proyek ini juga merupakan komitmen dalam mendukung proyek dengan manfaat penghematan energi dalam rangka mendukung green infrastructure, serta mampu memberikan dampak signifikan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Pihaknya sangat mengapresiasi Kabupaten Madiun dalam upaya melakukan penerapan alternative financing melalui KPBU, sehingga berhasil menjadi Kabupaten pertama yang menerapkan KPBU dengan Bupati sebagai PJPK.

Hadir juga dalam acara tersebut, Forkopimda, OPD, Camat se- Kabupaten Madiun, PT Tritunggal Madiun Terang, dan PT PII. (Ben).

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp