Bupati Ikfina Dalam Soft Launching Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mojokerto

Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Mojokerto setelah dibangun beberapa tahun yang lalu, kini mulai dioperasikan untuk perijinam satu atap. Salah satunya Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto mulai uji coba di tempat tersebut pada tanggal 22/4/2024.

Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Rahmawati. M.Si melakukan Soft Launching Mall Pelayanan Publik (MPP) “Graha Manavaseva”‘ dimana tempatnya bersebelahan dengan kantor DPRD Kabupaten Mojokerto, Selasa. (7/5/2024). Pagi.

Bupati Ikfina, dalam kesempatan itu, berkeliling ke tempat-tempat pelayanan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di MPP tersebut, dan setiap tempat pelayanan ditanyai satu-persatu.

Kegiatan Soft Launching ini, sekaligus dalam rangka Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten ke 731 Tahun 2024.

Hadir dalam acara itu, selain Bupati, tampak pula Kepala Kejaksaan Negeri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan, Kepala Depag dan
beberapa kepala OPD yang melaksanakan pelayanan publik, seperti Kepala :
DLH, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, DPMPTSP, DPUPR, Sosial, Dinas Pariwisata, Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, DPRKP2, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Direktur PDAM.

Adapun pelayanan publik yang ada di MPP “Graha Manavaseva,”‘ selain OPD tersebut diatas, ada pula dari jajaran samping, yakni dari Kejaksaan, Kementerian Agama, KPP PRATAMA, Bank Jatim, Samsat, PLN, BPN, BPJS Ketenagakerjaan Dan Kesehatan, serta Kantor Pos.

Dalam MPP “Graha Manavaseva,”‘ tersebut, semua perijinan yang dibutuhkan masyarakat ada semua, sehingga semua warga Kabupaten Mojokerto dalam mengurus perijinan usahanya tidak perlu jauh-jauh, cukup satu tempat di MPP tersebut.

Seperti yang disampaikan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati dalam sambutanya mengatakan, kegiatan hari ini adalah peresmian proyek, karena MPP ini nanti akan diresmikan lagi. Karena peresmian MPP harus melibatkan Kementrian PAN RI,

Gedung ini memiliki perjalanan yang sangat panjang, karena awalnya gedung ini masuk di Disperindag Kabupaten Mojokerto yang bertujuan untuk pusat perdagangan.

“Namun diperjalanan waktu disaat pembangunan ternyata Covid melanda, sehingga pusat-pusat perdagangan harus dihentikan karena waktu itu ada larangan untuk berkerumunan.” Terang Ikfina.

Lanjutnya, dia juga menyampaikan, bedasarkan dengan berbagai pertimbangan gedung yang dijadikan pusat perdagangan, kita manfaatkan sebagai Mall Pelayanan Publik (MPP), karena pemerintah daerah sangat membutuhkan tempat pelayanan satu pintu.

“Karena kita tak mungkin membangun MPP baru dengan mempertimbangkan masalah biaya yang besar juga lokasi yang strategis, maka untuk mencakup berbagai pelayanan untuk masyarakat kabupaten Mojokerto multi tektoral, maka pusat perdagangan ini kita ubah sebagai mall pelayanan publik (MPP).” Lanjutnya.

Tentunya, masih kata bupati Ikfina, ini juga melalui kajian dan juga melalui proses komunikasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang menjadi pemangku Mall Pelayanan Publik di Negara ini.

“Kemudian dengan penyesuaian-penyesuaian dan perbaikan, agar gedung ini bisa di manfaatkan untuk menjadi Mall Pelayanan Publik.” Jelas Ikfina.

“Mudah-mudahan dengan adanya Mall Pelayanan Publik ini, kami bisa lebih mudah dalam melayani masyarakat kabupaten Mojokerto, dan masyarakat juga dalam mengurus sesuatu hanya di kantor ini saja” Pungkas.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto, Dedy Muhartadi, dalam laporanya mengatakan, bahwa gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), kita namakan “Graha Manavaseva” dengan memiliki arti Graha adalah rumah dan Manavaseva adalah tempat melayani umat.

Di MPP ini, memiliki 29 pelayanan masyarakat, dari dinas, instansi maupun BUMD yang ada di Kabupaten Mojokerto. Jelasnya.

Sementara itu, masing-masing gerai di MPP tersebut, perhari ini semuanya sudah melayani masyatakat, yang terbanyak adalah Dispendukcapil sebanyak 163 pelayanan, DPMPTSP 11, Dinas Pariwisata 2, BOJ 3, Dinkes 8,dan Disperindag 1. (Jo.Adv)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp