Jombang, Jejakjurnalis.id – Menjelang akhir masa jabatannya, Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab bersama Wabup Jombang Sumrambah,
terus tancap gas merealisasikan berbagai pembangunan fisik. Salah satunya adalah
kegiatan pembangunan Rehabilitasi Drainase/Trotoar Jalan KH. Abdurrahman Wahid (Jalan Gus Dur), Kecamatan Jombang Kota.
Drainase yang direhabilitasi sepanjang 372,3 meter dengan kondisi eksistingnya berupa
saluran terbuka tersebut menelan anggaran Rp.3,23 Milyar.
Sesuai Planning (rencana), nantinya akan dibuat tertutup (box culvert atau gorong-gorong). Dimana pada bagian atasnya dibangunkan trotoar
dengan lebar antara 4-9 meter.
Selanjutnya untuk mempercantik trotoar, sekaligus menciptakan rasa aman dan
nyaman bagi para pejalan kaki, maka akan dibuatkan taman-taman kecil. Detailnya berupa pot-pot berbentuk elips (lingkaran berbentuk lonjong)
yang ditanami aneka bunga cantik. Seperti bunga lamtana, bougenville varigata, ararea, dan asoka.
Selain taman, ada
juga kursi berbahan batu andhesit yang kokoh dengan diameter 30-40 sentimeter dan ketinggian 40 sentimeter. Kemudian tempat sampah tashblock, pohon pule
grouping, lampu taman, dan bollard menyala.
Pada saat ini kegiatan Rehabilitasi Drainase/Trotoar Jalan KH. Abdurrahman Wahid masih
dalam proses pengerjaan dari rencana 5,290%, sudah terealisasi sebesar lebih dari 20 %. Posisi
pemasangan box culvert (gorong-gorong) sudah sampai di area depan kampus Universitas Darul Ulum sisi timur Jl.
Abdurrahman Wahid (Jalan Gus Dur). Termasuk saat ini pemasangan kanstin atau batu pembatas dan pengunci paving trotoar sudah terpasang sejak dari titik lokasi depan Stadion Merdeka hingga area depan kampus Undar.
Sementara itu, dalam kurun waktu masa kerja 120 hari pelaksanaan proyek, pihak Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang setiap hari terus memantau proses dan progres
pembangunan rehabilitasi drainase/trotoar Jl. KH. Abdurrahman Wahid, dengan titik pembangunan
berada di depan Universitas Darul Ulum hingga ke barat sampai dengan area depan Stadion Merdeka.
Menurut Kepala Dinas Perkim Agung Hariadi, tujuan utama proyek box culvert tersebut, untuk memastikan pembangunan drainase/trotoar di daerah yang dikenal
dengan nama Jl. Gus Dur, berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
Agung merinci, pembangunan drainase/trotoar tersebut sudah dimulai pembangunannya sejak 25 Juli 2023 lalu. Terhitung masa atau
pelaksanaannya memakan waktu selama 120 hari kerja.
Agar sesuai target, papar Agung, diharapkan rampung pada 21
Nopember 2023 mendatang.
“Rehabilitasi drainase/trotoar ini sebagai upaya mewujudkan kota yang
lebih indah dan jadi tempat berkumpul warga Jombang yang nyaman, serta dapat mereduksi
genangan air pada saat terjadi hujan. Untuk ke depan trotoar Jl. Gus Dur dapat menjadi
lokasi kebanggaan dan meningkatkan kebahagiaan warga Jombang,” pungkas mantan Inspektur Pembantu (Irban) Bidang Pembangunan Inspektorat Jombang, mengakhiri wawancara di lokasi proyek.
(Dit)