JJ Mojokerto – Maja Fers 2022 semakin hari semakin marak, seperti pada hari ketiga telah diadakan nyambel ikan wader khas Mojokerto sebanyak 1.035 laya dengan menghabiskan ikan wader sebanyak 1,5 kwintal ikan wader dan hari ke empat ini adalah fashion Shaw batik khas Kabupaten Mojokerto yang diikuti oleh semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Paseban Agung Trawas Mojokerto, 26/8/2022 malam.
Bupati Mojokerto Ikfina Fatmawati dalam sambutannya “ menekankan agar semua OPD agar membeli dan memakai batik khas Kabupaten Mojokerto, hal ini untuk meningkatan potensi yang ada di Kabupaten Mojokerto, utamanya untuk memuluskan ekonomi Kabupaten Mojokerto sesuai dengan makna HUT. Kemerdekaan RI. ke-77 yaitu Pulih lebih cepat bangkit lebih kuat yang tentunya dengan segala pernak pernik ekonomi kreatif yang ada utamanya pengembangan sektor pariwisata dan juga pengembangan batik Kabupaten Mojokerto yang diilhami oleh berbagai bentuk pada peninggalan Kerajaan Mojopahit baik bentuk candi-candi maupun peninggalan-peninggalan dan juga ternyata masyarakat Mojokerto terinspirasi dengan alamnya seperti cabe yang dituangkan dalam batik motif cabe dan daun cabe oleh masyarakat Dawarblandong karena Kecamatan Dawarblandong terkenal dengan cabenya sejak Jaman Mojopahit. “
Masih Ikfina, Agar tidak menimbulan masalah pewarnaan kedepanannya yang berpotensi kerusakan lingkungan, maka bahan-bahan yang dipakai untuk pembuatan batik akan memakai bahan dari alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup, maka kita berkomitmen bahwa bahan batik harus berbahan warna alam, seperti yang telah dipamerkan tadi, tegasnya.

Perlu diketahui bahwa sebelum Bupati Mojokerto memberikan sambutan Fashion Show Batik ini, telah dipamerkan lebih dulu batik-batik khas Kabupaten Mojokerto berbahan alam yang dikenakan oleh Gus dan Ning Kabupaten Mojokerto.
Norman Handito, selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Mojokerto yang juga selaku penanggung jawab pelaksanaan Mojo Fest 2022 menyampaikan dalam sambutannya kegiatan mulai dari hari pertama sampai dengan rencana hari penutupan acara juga memaparkan tentang fastival makanan khas Kabupaten Mojokerto Sambel Wader dengan nasi jagung yang mendapatkan Rekor Muri dengan Laya sebanyak 1.035 dengan 1,5 kwintal ikan wader juga calon duta pariwisata anak sekolah kelas 6 SD yang fasih bahasa inggris, serta rencana pemberian penghargaan kepada pelaku-pelaku usaha yang memajukan pariwisata di Kabupaten Mojokerto besok saat penutupan.
Hadir dalam acara ini adalah Wakil Bupati Mojokerto Gus Barra beserta istri, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, Asisten Sekretaris Daerah, Direktur Bank jatim, Para Pembatik Kabupaten Mojokerto, Pengrajin tenun dari Desa Kedunguneng Kecamatan Bangsal, semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto dan pemangku wilayah Kepala Desa Trawas serta turut hadir Perwakilan Konjen dari Negara Jepang, Australia dan Belarusia.
Sedangkan acara pamungkas adalah fashion show batik yang diperagakan oleh semua kepala OPD se kabupaten Mojokerto, Wakil Bupati Mojokerto dan juga pimpinan Bank Jatim Mojokerto. (Jo)






