Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Hari Anti Korupsi Sedunia setiap tahun dirayakan setiap tanggal 9 Desember. dan hari ini Senin setentak dilaksanakan di penjuru dunia.
Di Mojokerto, Gerakan Bersama Anti Korupsi (GEBRAK) melakukan perayaan tersebut dengan orasi, sedangkan titik kumpul gerakan ini di Benteng Pancasila dan dilanjutkan dengan keliling kota Mojokerto, serta terakhir di Alun-Alun Kota Mojokerto. Senin. (9/12/2024). Pagi.
Acara ini diikuti sekitar 200 orang dengan menumpan 1 Bus Pariwisata, 2 mobil Pic Up dan 1 mobil Panther serta puluhan motor.
Adapun peserta dari gerakan itu adalah GEBRAK, Amanat Peduli Umat dan Hukum (AMPUH), LSM. SERIKANDHI dan sebagian dari pelaku budaya.
Jumain dalam mengawal gerakan itu mengatakan “korupsi bukan budaya, korupsi itu prahara, korupsi merusak sendi pranata kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, korupsi meluluh tindakan peradapan, merusak masa depan generasi muda dan merupakan bahaya laten.” Ujarnya.
Sementara itu Drs. Kartini Ketua umum AMPUH, mengatakan acara ini adalah agenda tahunan, dan dalam tahun ini kita menuntut :
1. Tahun 2025 UU Perampasan Aset harus sudah disahkan DPRRI ;
2. Kembalikan Independensi KPK dalam proses penegakan hukum
3. Dugaan korupsi Bantuan Keuangan Desa/Kelurahan Kabupaten dan Kota Mojokerto tahun 2025 harus ada tersangka
4. Mabes Polri, Kejaksaan Agung dan KPK harus turun gunung periksa penyalahgunaan Dana Cukai di Pemerintahan Kabupaten/Kota Mojokerto
5. Usut tuntas dugaan di Dinas Pangan dan Perikanan Pemkab. Mojokerto. (Jo)






