Pemkab. Mojokerto Kolaborasi Dengan BPBD Jawa Timur Tanam 1.000 Pohon

Mojokerto, Jejakjurnalis.id – Acara seremonial dan apel bersama penanaman 1.000 pohon di Desa Begaganlimo Kecamatan Gondang, dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-731 Kabupaten Mojokerto, digelar dengan bakti sosial (Baksos), bekerja sama dengan BPBD Jawa Timur.

Bupati Mojokerto dr. Hj. Ikfina Fatmawati. M.Si sebagai pimpinan apel yang diikuti pasukan dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan LSM. Semar Relawan (Semangat Masyarakat Relawan) Mojokerto.

Bupati Ikfina, dalam
sambutannya mengatakan “Pemerintah Kabupaten Mojokerto beserta seluruh elemen masyarakat memiliki tanggungjawab yang sama dalam menanggulangi suatu bencana dengan berbagai program pendukung.” Rabu,(6/3/2024), Pagi.

“Melalui program pembangunan, perlindungan masyarakat dari dampak bencana, penjaminan pemenuhan hak masyarakat yang terkena bencana serta pemulihan kondisi dari dampak bencana,” jelasnya.

Sementara itu, Gatot Sobroto. SE. MP. SDM, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim menyerahkan secara simbolis bibit pohon kepada Bupati Ikfina. Setelah apel selesai, dilanjutkan dengan penanaman
pohon dilereng gunung Arjuno dan Welirang, bersama dengan Kalaksa BPBD Jatim Gatot Subroto serta Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko.

Hadir pada acara itu, Bupati Ikfina, Gatot Subroto dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto, tampak pula Kalaksa BPBD Kab. Mojokerto, Kepala BAPPEDA, Kepala Dispari, Kepala Distan, Kepala DPMD, kepala DLH, Kepala Dinsos, Kepala DPUPR, Camat Gondang, Kepala UPT Tahura R. Soerjo, Kepala BKPH Pacet dan jajaran Forkopimca Gondang serta Kepala Desa Begaganlimo beserta perangkat

Masih Ikfina, “acara ini adalah kali kedua, setelah sebelumnya diadakan di Tahun 2021 di Desa Dilem Kecamatan Gondang, dan sekarang ini tahun 2024. di Desa Begaganlimo.”

Lanjutnya, kepala BPBD Kabupaten Mojokerto harus bekerjasama, bersinergi dan berkolaborasi dengan BPBD Jawa Timur, karena penanam 1.000 pohon ini tidak bisa ditangani sendiri, ujar Ikfina.

“Penanaman 1.000 pohon ini untuk menggantikan pohon yang sudah tua dan kering, sehingga bisa menyebabkan kebakaran dan terjadi kelongsoran.

“Seperti pada tahun 2023 yang lalu, di Kabupaten Mojokerto mengalami bencana kebakaran hutan di lahan seluas kurang lebih 1.800 Ha yang meliputi hutan produksi, lindung maupun konservasi.”

“Mengingat wilayah Kabupaten Mojokerto banyak terdapat potensi kerawanan longsor dengan kategori sedang hingga tinggi, salah satunya di Desa Begaganlimo, Kecamatan Gondang,” jelasnya.

Lanjut dia, dengan dilaksanakannya kegiatan penanaman 1.000 pohon ini, tidak hanya untuk mitigasi bencana, namun diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di daerah Desa Begaganlimo, manakala pohon-pohon tersebut sudah berbuah dan segar-segar.

Ditempat yang sama, Kalaksa Jawa Timur Gatot Subroto menjelaskan tujuan adanya penanaman 1.000 pohon ini untuk mengantisipasi bencara banjir, sedangkan pohon yang ditanam atas permintaan warga adalah pohon tegakan, seperti Kelengkeng, Jambu air, Alpukat dan durian.

Masih Gatot, anggaran 1.000 pohon ini berasal dari BPBD Jawa Timur, sedangkan acara seremonialnya dari BPBD Kabupaten Mojokerto, Terangnya.

Sementara itu, Kalaksa Kabupaten Mojokerto Yoi Aftrida, mengatakan tujuan penanaman 1.000 pohon ini untuk mengganti lahan yang gundul akibat banyaknya penebangan liar jaman Presiden Gus Dur dahulu Sedangkan lahan diatas yang gundul akan ditanduri oleh Tahura Esterior Jawa Timur.

Setelah kita lakukan
Litigasi dan mengatasi bencana, kita diskusikan dengan Dinas Lingkungan Hidup, akhirnya munculah inisiatif penanaman 1000 pohon tersebut bekerja sama dengan BPBD Jawa Timur. (Jo)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp