Pemuda Pancasila Kota Mojokerto Audensi Ke Bawaslu

Mojokerto, Jejak jurnalis.id – Menjelang masa kampanye Pemilu 2023 yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2023 mendapat atensi dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila Kota Mojokerto,

Pemuda Pancasila bersilahturrahmi ke Bawaslu Kota Mojokerto dengan maksud audensi terkait netralitas Bawaslu pada Pemilu 2024 yang akan datang.

Hari Santoso yang akrab dipanggil Didik, ketua Pemuda Pancasila pada audensi tersebut ditemui langsung oleh ketua Bawaslu Dian Rahmawati, mengatakan “kami kesini dalam rangka audensi untuk memastikan bahwa Bawaslu harus netral, dalam menyelesaikan masalah jangan ada tebang pilih.” Ujarnya.

Kami kesini disamping audensi, juga menyerahkan pernyataan sikap yang berisi tiga poin yakni,
1. Bawaslu Kota Mojokerto dalam kondisi apapun dan bagaimanapun harus tegak lurus mengikuti peraturan perundangan yang berlaku dalam melaksanakan tupoksinya.
2. Bawaslu Kota Mojokerto harus bertindak tegas terhadap fakta-fakta dilapangan yang menjadi kewenangannya dalam upaya penertiban Alat Peraga Sosial (APS) dan Alat Peraga Kampanye (APK) sesuai dengan peraturan PKPU
3. Bawaslu Kota Mojokerto diminta melakukan koordinasi kepada segena Stakeholder terkait dalam pemertibam APS dan APK guna menghindari terjadinya konflik sosial dimasyarakat yang dipicu oleh masing-masing peserta pemilu yang tidak didasarkan pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku.


Sementara itu ketua Bawaslu Dian Rahmawati dalam sambutannya pada audensi tersebut menjelaskan tupoksi Bawaslu yang diantaranya menyelesaikan permasalahan APS dan APK, termasuk adanya maney politik yang sering terjadi pada setiap pemilu. Jelasnya.

Lebih lanjut Diah juga menceritakqn, bahwa “Bawaslu sudah melakukan pembinaan dan sosialisasi kepada banyak pihak seperti ke sekolah-sekolah SMA, perkumpulan ibu-ibu, organisasi masyarakat, juga kalau boleh Pemuda Pancasila kita undang dalam setiap kita melaksanakan sosialisasi dan kita juga bekerja sama dengan Aparatur Penegak Hukum (APH) dan juga Satpol PP manakala ada permasalahan,” Terangnya.

Setelah audensi, Didik melakukan konsfrensi pers di depan awak media dengan mengatakan kami menerima aspirasi dari teman-teman PAC, MPC maupun dari masyarakat untuk audensi ke Bawaslu dan kami akan mengawal terus bahwa Bawaslu harus bekerja sesuai relnya dan jangan tola-tole, karena pemilu dulu dan sekarang berbeda, kalau dulu kampanye dengan perang banner, kalau sekarang dengan pendekatan-pendekatan. Dan saya pantau terus, karena kami juga mengusung DPD dan kami tidak mau DPD kami dicurangi.

Terkait dengan kesiapan menjelang pemilu ini, kami Pemuda Pancasila tanpa diminta tetap membantu pelaksanaan pemilu, karena kami tidak ingin kota Mojokerto tidak kondusif gara-gara pemilu. Tegas Didik. (Jo)

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp